Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan jajaran menteri untuk menggunakan kendaraan Maung produksi PT Pindad (Persero) sebagai kendaraan dinas resmi secara bertahap mulai November 2024.
“Kami sangat menyambut baik kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan terhadap produk dalam negeri sekaligus mendorong kemandirian industri nasional,” pungkas Rudy Salim.
Langkah Prestige Image Motorcars ini juga mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo.
“Langkah Prestige Image Motorcars menghadirkan Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 di IIMS 2026 merupakan bentuk sinergi positif antara pelaku industri dan sektor strategis nasional,” ujar Bambang Soesatyo.
Menurutnya, kehadiran kendaraan taktis nasional di pameran otomotif berskala internasional memiliki makna strategis.
“Tidak hanya sebagai ajang promosi produk, tetapi juga sebagai simbol kepercayaan diri industri nasional untuk tampil sejajar di panggung otomotif yang lebih luas,” kata Bambang.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor antara industri pertahanan, pelaku otomotif, pemerintah, dan swasta menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian teknologi nasional.
Baca Juga: Anggaran Mobil Dinas Mentri Ganti Maung Pindad Jadi Tanya, Begini Jawaban Menkeu Purbaya
Spesifikasi Singkat Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4
Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 merupakan kendaraan taktis ultra-ringan yang dirancang untuk membawa hingga empat personel, dengan fokus pada mobilitas di medan ekstrem.
Pindad Maung MV1 4x4
- Konfigurasi: 4x4
- Mesin: Diesel
- Tenaga: 184 HP
- Torsi: 420 Nm
- Kecepatan maksimum: 120 km/jam
- Jarak jelajah: 600 km
- Dimensi (PxLxT): 5,2 x 2,1 x 2 meter
- Kapasitas personel: 4 orang
Pindad Maung MV2 4x4
- Konfigurasi: 4x4
- Mesin: Diesel
- Tenaga: 160 HP @3.200 rpm
- Torsi: 385 Nm @1.600–2.600 rpm
- Kecepatan maksimum: 120 km/jam
- Jarak jelajah: 1.000 km
- Dimensi (PxLxT): 5,22 x 2,1 x 1,86 meter
- Kapasitas personel: 4 orang
- Kemampuan mendaki: 60%
- Kedalaman lintasan air: 0,75 meter
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR