Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sopir Bus Jadi Bulan-bulanan Preman dan Rekannya, Uang Parkir Bikin Panas

Ferdian - Jumat, 6 Februari 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi pengeroyokan.
Tribunnews
Ilustrasi pengeroyokan.

GridOto.com - Perkara uang parkir, seorang preman dibekuk polisi usai hajar sopir bus travel bersama kawan-kawannya di Dermaga Bandar Deli Pelabuhan Belawan.

Aksi kekerasan tersebut disebabkan pelaku tak diberi uang parkir oleh korbannya.

Peristiwa ini diketahui terjadi di depan Dermaga Bandar Deli Pelabuhan Belawan saat sopir bus travel masuk ke area parkiran untuk mengantar penumpang pada Rabu (14/1/2026).

Polisi kini masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Kesaksian korban, dia sempat dihadang sekitar delapan orang dan salah satu pelaku memecahkan kaca mobil pakai helm,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo dalam keterangan resmi melalui saluran telepon, Rabu (4/2/2026).

Agus menjelaskan, setelah kaca bus pecah, sopir bus sempat turun dari kendaraan.

Namun, bukannya mendapatkan penjelasan, korban justru langsung dikeroyok oleh para pelaku di lokasi.

“Setelah itu, sopir bus sempat turun dari kendaraan dan dikeroyok. Nah, tak lama warga yang melintas melerai sehingga para pelaku melarikan diri dari lokasi,” sambungnya melansir Kompas.com.

Baca Juga: Warga Resah! Karcis Parkir Rp 5.000 di Purwokerto Cuma Tipu-tipu

Salah satu pelaku pengeroyokan sopir bus travel ditangkap polisi
(Dok Polres Pelabuhan Belawan)
Salah satu pelaku pengeroyokan sopir bus travel ditangkap polisi

Petugas kepolisian yang turun ke lokasi segera menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan.

Melalui pemeriksaan sejumlah saksi dan rekaman CCTV, petugas akhirnya berhasil mengantongi identitas dan keberadaan para pelaku.

Tersangka DZ yang merupakan warga Kelurahan Belawan I akhirnya diringkus pada Selasa (3/2/2026).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat aksi kejahatannya.

Barang bukti tersebut meliputi satu buah helm yang digunakan untuk memecah kaca, satu buah pisau sangkur, satu potong celana jeans yang dipakai saat kejadian, dua unit ponsel, serta serpihan pecahan kaca mobil bus.

“Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya memecahkan kaca bus karena sebelumnya meminta uang parkir namun tidak diberikan oleh sopir. Dia mengaku melakukan aksinya bersama tiga orang rekannya,” ungkap Agus.

Saat ini DZ masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polres Pelabuhan Belawan.

Baca Juga: Geger Ojek Online Vs Juru Parkir di Sleman Jogja, Polisi Periksa Banyak Pihak Sampai Berakhir Begini

Polisi menegaskan akan terus memburu pelaku lainnya yang masih buron.

Agus juga meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan aksi serupa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana melalui Call Center 110 Polri agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa