Bagi VinFast, pengembangan kendaraan listrik juga berjalan beriringan dengan komitmen membangun ekosistem yang berkelanjutan.
Bersama V-GREEN dan mitra, VinFast membangun jaringan stasiun pengisian daya di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Batam, Bali, hingga Kalimantan.
Konsumen VinFast juga mendapatkan fasilitas pengisian daya gratis hingga 2028, sehingga biaya operasional kendaraan dapat ditekan sekaligus mengurangi kekhawatiran terkait jarak tempuh.
"VinFast berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang lengkap, sekaligus mendukung Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan progresif,” paparnya.
Pendekatan yang menyentuh berbagai aspek ini mendapat perhatian dari kalangan pengamat otomotif.
Pengamat dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menilai, strategi VinFast cukup konsisten sejak awal masuk pasar.
VinFast dinilai tidak hanya fokus pada penjualan kendaraan listrik, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung sebagai bagian dari pendekatan end-to-end
“VinFast menerapkan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam memasuki pasar Indonesia,” kata Yannes.
Baca Juga: VinFast VF 7 Hadirkan 18 Fitur ADAS, Kamera 360°, dan HUD untuk Berkendara Lebih Tenang
Sabet banyak penghargaan
Sepanjang 2025, kiprah VinFast di Indonesia mulai mendapatkan pengakuan dari industri otomotif.
Pada ajang IIMS Surabaya 2025, VinFast meraih empat penghargaan, termasuk Best EV City Car untuk VF 3, Favorite New Car Launch untuk VF 6, serta Best Booth Car berkat konsep pamerannya.
Model VF 3 juga tercatat sebagai kendaraan yang paling banyak diuji coba di IIMS 2025 Februari dengan lebih dari 1.580 kali test drive selama pameran berlangsung.
Pengakuan berlanjut melalui Carvaganza Editors’ Choice Awards 2025, yang menobatkan VF 3 sebagai The Best Newcomer Electric Car.
Sementara itu, CNN Indonesia Awards 2025 memberikan penghargaan atas inovasi mobil listrik yang terjangkau serta kontribusi VinFast dalam mendukung kemandirian energi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
| Editor | : | Yasmin FE |
KOMENTAR