Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Penitipan Motor Depan Stasiun Bogor Diserang, 10 Motor Hangus Sisa Kerangka

Irsyaad W - Senin, 19 Januari 2026 | 13:00 WIB
Sisa kerangka motor yang terbakar di dalam bangunan penitipan motor depan stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)
Hafizh Wahyu Darmawan/Kompas.com
Sisa kerangka motor yang terbakar di dalam bangunan penitipan motor depan stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)

GridOto.com - Salah satu penitipan motor di depan stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, kota Bogor, Jawa Barat diserang, (19/1/26) pagi.

Tercatat 10 motor yang terparkir di lokasi tersebut hangus sisa kerangka.

Bukan tawuran atau tindak pidana, tapi parkiran motor itu diserbu si jago merah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor Agung Prihanto mengatakan, kebakaran terjadi di lokasi parkir motor bernama Wahyu Motor.

"Tempat parkir Wahyu Motor ada 10 motor terbakar dan sembilan motor terdampak," ujar Agung saat dikonfirmasi, (19/1/26) dikutip dari Kompas.com.

Agung menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mulanya asap tiba-tiba muncul dari lantai dua bangunan penitipan motor tersebut.

Penjaga parkir awalnya mengira asap berasal dari aktivitas pembakaran sampah.

Baca Juga: Ahli Hukum yang Bicara, Kehilangan di Tempat Parkir Tanggung Jawab Pengelola

Penampakan sisa kerangka motor yang terbakar di dalam gedung penitipan motor depan stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)
Fathan/Kompas.com
Penampakan sisa kerangka motor yang terbakar di dalam gedung penitipan motor depan stasiun Bogor, Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)

"Ternyata motor yang terbakar," lanjut dia.

Melihat api membesar, penjaga parkir langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.

Dinas Damkar Kota Bogor mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani peristiwa tersebut.

Sebanyak dua regu dari sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh diterjunkan ke lokasi pada pukul 06.01 WIB dan tiba di tempat kejadian pada pukul 06.11 WIB.

"Penanganan selesai pada pukul 06.26 WIB atau sekitar 15 menit sejak pemadaman dilakukan," papar Agung.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian mencapai Rp 400 juta.

Agung mengatakan, kebakaran terjadi diduga akibat korsleting dari salah satu motor.

Baca Juga: Selama Ini Kita Dibohongi, Pengelola Parkir Sebenarnya Wajib Miliki Asuransi

Deretan motor yang selamat dari musibah kebakaran di gedung penitipan motor depan Stasiun Bogor, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)
Fathan/Kompas.com
Deretan motor yang selamat dari musibah kebakaran di gedung penitipan motor depan Stasiun Bogor, kota Bogor, Jawa Barat, (19/1/26)

"Dugaan korsleting motor yang terus bunyi," ujar Agung.

Melansir Kompas.com, hingga Senin siang, bekas kebakaran masih terlihat jelas di dalam bangunan semi-tertutup tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan lantai dipenuhi jelaga, dinding menghitam, dan sisa kerangka motor bertumpuk dalam kondisi rusak berat.

Sekitar sepuluh motor mengalami kerusakan parah. Sebagian besar kendaraan hanya menyisakan rangka besi, pelek dan mesin yang gosong akibat terbakar.

Bau asap sisa kebakaran masih tercium kuat, terutama di area dengan sirkulasi udara minim.

Di sisi lain lokasi penitipan, sejumlah motor yang selamat terparkir terlihat masih dalam kondisi utuh dan tersusun rapi.

Motor-motor tersebut dipisahkan oleh garis pembatas dan tidak terdampak langsung oleh api meski sebagian bodinya tertutup debu dan jelaga tipis.

Baca Juga: Heroik, Begini Kisah Puluhan Motor di Penitipan Kendaraan Stasiun Bekasi Ini Bisa Selamat Dari Banjir

Helm serta barang bawaan masih tampak tergantung di beberapa motor yang selamat dari kebakaran.

Salah seorang penjaga penitipan motor, Wahyu, mengatakan saat kejadian dirinya tengah bertugas bersama dua orang rekannya.

Ia menyebut api berasal dari salah satu motor yang mengalami korsleting sebelum akhirnya merambat ke kendaraan lain.

"Dari salah satu motor itu korslet yang di sini (dekat jendela) terus nyebar," terang Wahyu saat ditemui di lokasi, (19/1/26).

Wahyu menuturkan, awalnya Ia mengira asap yang muncul berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi.

Namun, dugaannya keliru. Asap semakin tebal dan cepat memenuhi area penitipan motor.

"Awalnya saya lagi rapihin motor terus lihat ada asap dari bawah, kirain ada yang bakar sampah, pas mau lihat ke bawah (tempat kebakaran) udah enggak bisa masuk udah penuh asap," ucapnya.

Baca Juga: Konsumen Bisa Tunjukan Ini, Pengelola Wajib Tanggung Jawab Jika Helm Hilang di Parkiran

Wahyu mengaku sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, kondisi di dalam bangunan yang sudah dipenuhi asap tebal membuat upaya tersebut tidak bisa dilakukan.

"Tadinya udah pegang APAR. Karena enggak bisa masuk jadi nunggu damkar tuh, hubungin damkar," ujarnya.

Terkait motor-motor yang terbakar serta kemungkinan ganti rugi, Wahyu menyebut hal tersebut akan dibicarakan langsung antara pemilik motor dan pengelola penitipan.

"Kayaknya itu nanti yang pemilik juga ngobrol sama bos yang punya ini," ujarnya.

Ia juga mengatakan sejumlah pemilik motor sudah datang ke lokasi untuk melihat kondisi motor mereka dan berkomunikasi dengan pengelola.

"Tadi juga ada yang dateng cek motor ngobrol sama bosnya," tutur Wahyu.

Baca Juga: Cara Mudah Mencegah Kehilangan Helm di Parkiran, Pemilik Motor Bekas Harus Tahu

Pantauan di lokasi, salah seorang warga terlihat mendatangi area kebakaran untuk memastikan kondisi motornya.

Ia tampak berdiri cukup lama menatap sisa motor yang tinggal kerangka, lalu membungkuk memeriksa rangka kendaraan guna mencocokkan nomor mesin atau ciri tertentu.

Raut kecewa dan kebingungan terlihat jelas di wajahnya saat menyadari kondisi motor yang nyaris tak mungkin diperbaiki.

"Belum tahu kita juga bingung, ini juga motor adik saya, minta ganti rugi juga musibah," kata Nur (bukan nama sebenarnya).

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa