Selanjutnya, panggilan telepon dialihkan kepada seseorang yang mengaku sebagai pemilik mobil.
Ketika dijelaskan penelepon berasal dari jasa inspeksi mobil, orang tersebut justru menolak mobilnya untuk diperiksa.
"Maaf pak sebelumnya, kalau mau ngecek mobil harus sama pembelinya," ucap orang di telepon yang diduga pemilik, dikutip dari video, (12/1/26).
Saat dikonfirmasi terkait video tersebut, Lukman Hakim, pemilik PT Inspector Indonesia Expert, menjelaskan bahwa kejadian itu merupakan indikasi kuat penipuan.
"Jadi, itu sudah pasti modus penipuan," tutur Hakim, (11/1/26) mengutip Kompas.com.
Baca Juga: Korban Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Masih Banyak, YLKI Amati Pola Modus Cenderung Sama
"Orang yang sedang menelepon saya berpura-pura memiliki showroom. Dia meminta agar pengecekan dilakukan bersama pembeli, dengan tujuan supaya pembeli hanya berhubungan langsung dengan si penipu tanpa melibatkan kami sebagai jasa inspeksi," terangnya.
"Sebab, kalau kami dilibatkan, rencananya pasti gagal total," ujarnya.
Menurut Hakim, modus seperti ini sering digunakan untuk menjebak calon pembeli yang tergiur harga murah.
"Modus operandinya, pelaku memasang iklan mobil dengan harga sangat murah, biasanya mengambil materi dari iklan orang lain," katanya.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR