“Mereka (para pelaku) ini lalu membawa ke bengkel dan minta diganti remote untuk keyless-nya, dengan alasan rusak,” katanya melansir Kompas.com.
Rencananya, motor tersebut akan dijual melalui marketplace di media sosial.
Untuk menghindari kecurigaan, kedua pelaku terlebih dahulu mengecat ulang motor hasil curian tersebut.
Baca Juga: Maling Motor Berakhir Pasrah di Kasur Rumah Sakit, Aksi di SPBU Gagal Total
“Motor ini dicat ulang. Pengakuan para pelaku diganti warna menjadi abu-abu dengan ongkos cat Rp 1 juta,” katanya.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa kawanan pelaku telah lima kali melakukan pencurian motor.
Setiap motor hasil curian terlebih dahulu diperbaiki atau dimodifikasi sebelum dijual untuk menghindari kecurigaan pembeli.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR