Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sudah Ketebak, Kendaraan Ini Akan Jadi Basis Proyek Mobil Nasional Indonesia

Irsyaad W - Rabu, 7 Januari 2026 | 09:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto tanda tangan di atas kap mobil listrik taktis baru buatan PT Pindad bernama MV3-EV Pandu di pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, (11/6/25)
Dok. Setpres RI
Presiden Prabowo Subianto tanda tangan di atas kap mobil listrik taktis baru buatan PT Pindad bernama MV3-EV Pandu di pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, (11/6/25)

GridOto.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto inginkan ada proyek mobil nasional Indonesia.

Hal itu Ia utarakan saat sidang kabinet paripurna yang digelar Senin (20/10/2025) lalu.

Di hadapan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, Prabowo menegaskan rencana tersebut bukan sekadar ide lama yang dihidupkan kembali.

Pemerintah, kata dia, telah melangkah lebih jauh dengan mengalokasikan anggaran, menyiapkan lahan pabrik, dan menurunkan tim teknis untuk mulai bekerja.

"Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang tim. Kita sudah menghasilkan jip buatan Indonesia," ujar Prabowo menukil Kompas.com.

Meski belum ingin menyebutnya sebagai capaian besar, Prabowo menyatakan proyek ini telah memasuki tahap perintisan yang nyata dengan target produksi dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, atau sekitar 2028.

"Belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang," papar dia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba-tiba Bahas Mobil Buatan Indonesia, Sebut Dana dan Pabrik Sudah Siap

Kehadiran mobil buatan dalam negeri itu diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, khususnya bagi pejabat dan perwira yang menggunakannya.

Prabowo sendiri kerap menunjukkan kebanggaannya menggunakan Maung MV3 Garuda sebagai kendaraan untuk aktivitas kenegaraan di dalam negeri.

Sejalan dengan arahan Presiden, Kementerian Perindustrian RI mendorong agar program mobil buatan Indonesia masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Kami tentu mendukung, dan kami sudah mengusulkan program mobil nasional jadi PSN," ujar dia, (23/10/25) lalu dikutip dari Kompas.com.

Menurut Agus, status PSN akan memudahkan percepatan proyek karena seluruh kebutuhan pendukung, mulai dari regulasi, pembiayaan, hingga infrastruktur, dapat disiapkan secara terkoordinasi.

Meski demikian, ia belum merinci lebih jauh konsep kendaraan yang akan diproduksi.

Baca Juga: Mobil Buatan Indonesia Cita-cita Prabowo Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional

Fokus utama saat ini, kata Agus, adalah memastikan status PSN terlebih dahulu.

Dari Istana Kepresidenan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa rencana mobil nasional masih berada dalam tahap persiapan.

Pemerintah, kata dia, akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut pada waktu yang tepat.

"Nanti pada waktunya kita sampaikan. Sedang persiapan," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, (22/10/25).

Ia juga memberi sinyal peluang mobil nasional masuk PSN cukup besar.

Pemerintah bahkan telah menjadwalkan rapat khusus untuk membahas arah dan skema proyek tersebut secara lebih mendalam.

Lantas, untuk kendaraan yang akan dipakai sebagai basis proyek mobil nasional Indonesia ini pun sudah ketebak.

Baca Juga: Wacana Mobil Nasional Cita-cita Prabowo Bukan Omong Kosong, Istana Sebut Sedang Persiapan

Dalam perkembangannya, PT Pindad (Persero) diproyeksikan menjadi basis utama pengembangan mobil nasional.

Kementerian Perindustrian telah melakukan pembahasan teknis dan konseptual bersama BUMN tersebut.

Pembahasan mencakup berbagai aspek fundamental, mulai dari jenis kendaraan, strategi harga, pemasaran, hingga layanan purna jual.

"Konsep mobnas yang disampaikan PT Pindad sudah lengkap dan siap," terang Agus, (14/11/25) mengutip Kompas.com.

Pemerintah juga membuka peluang menggandeng mitra tambahan guna memperkuat kemampuan produksi, pendanaan, dan transfer teknologi.

Di sisi lain, proyek mobil nasional mulai menarik perhatian pihak luar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan sejumlah merek asing telah menawarkan diri untuk terlibat.

Baca Juga: Menteri Airlangga Blak-blakan Soal Mobil Nasional Prabowo, Temui Kendala Soal Harga Murah

"Mobil nasional kan berjalan dengan Pindad sebagai basis," ujar Airlangga di Tangerang, (26/11/25) lalu disitat dari Kompas.com.

Meski demikian, pemerintah menegaskan Pindad tetap menjadi fondasi utama.

Pengumuman resmi terkait kerja sama akan disampaikan langsung oleh pihak yang mengajukan diri.

Minat dari merek asing dipandang sebagai sinyal bahwa proyek mobil nasional dinilai memiliki potensi pasar dan kelayakan komersial.

Namun pemerintah juga mengakui adanya tantangan besar. Airlangga menyebut keterjangkauan harga menjadi faktor krusial dalam pengembangan mobil nasional.

Berdasarkan data Gaikindo, pasar terbesar mobil di Indonesia berada di segmen harga di bawah Rp 300 juta.

Jika berada di atas segmen tersebut, kendaraan berisiko kehilangan daya saing.

"Affordability menjadi tantangan," kata Airlangga dalam Rapimnas Kadin 2025, (2/12/25).

Oleh karena itu, pemerintah mendorong agar mobil nasional benar-benar disesuaikan dengan karakter pasar domestik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa