GridOto.com - Setiap interval tertentu, oli mesin wajib diganti dengan yang baru agar pelumasan tetap baik.
Oli mesin yang lama dan biasanya warnanya sudah hitam menandakan penurunan kemampuan pelumasan pada mesin mobil.
Setiap pabrikan sudah membekali dengan filter oli yang umumnya terbuat dari elemen kertas khusus.
Filter oli ini menyaring endapan, gram-gram halus dan residu dari oli mesin sebelum dialirkan ke banyak komponen.
Peran dari filter oli ini seperti ginjal pada manusia yang menyaring darah yang bersirkulasi.
Baca Juga: Oli Mesin Sentuh Batas Bawah Dipstick, Ini Bahayanya Jika Dibiarkan
Bagaimana jika pemilik mobil mengganti oli mesin namun tidak sekaligus mengganti filter oli?
"Nah, kalau dibiasakan enggak ganti filter oli siap-siap saja jangka panjang bisa bikin rusak mesin dan ini pasti," buka Pranoto, Service Advisor (SA) bengkel resmi Auto2000 Pramuka, Jakarta Timur.
"Filter oli mesin yang sudah kotor dipaksa terus menerus menyaring oli mesin, akibatnya bisa tersumbat kan," bebernya.
Jika filter oli tersumbat maka tekanan oli mesin untuk melumasi banyak komponen juga akan terpengaruhi.
Alhasil, banyak komponen dengan gesekan tinggi tidak terlumasi dengan sempurna.
Baca Juga: Ternyata Sering Telat Ganti Oli mesin Bikin Banyak Sludge Menumpuk
Dikarenakan pelumasan enggak baik maka gesekan yang dihasilkan akan tinggi dan keausan komponen perlahan-lahan akan bertambah parah.
"Ya mau enggak mau nanti pasti turun mesin, biayanya pasti sudah jutaan bahkana puluhan juta rupiah," terang Pranoto.
Jadi enggak mau itu terjadi sebaiknya biasakan ganti oli mesin dibarengi dengan penggantian filter oli yang harganya hanya puluhan ribu rupiah saja.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR