GridOto.com - Kabar Indomobil Group akan melepas status sebagai APM (Agen Pemegang Merek) Kia di Indonesia sudah berhembus sejak awal 2025 lalu.
Cuma saja manajeman PT Kreta Indo Artha (KIA) banyak yang bungkam ketika ditanya soal hal ini.
Petinggi Indomobil Group pun cuma memberi jawaban diplomatis saja.
"Belum-belum, belum ada, nanti tunggu pengumuman saja," jawab Jusak Kertowidjojo, Presiden Direktur Indomobil Group yang ditemui di acara penyambutan ID. Buzz World Tour di Jakarta (28/10/2025).
Jawaban senada juga diberikan oleh Andrew Nasuri yang ditemui di acara yang sama.
Baca Juga: Indomobil Bakal Lepas Kia di Indonesia, Begini Kata Petingginya
"Kalau itu kita tidak bisa ngomong secara resmi ya, jadi nanti ada tanggal mainnya, ada pengumumannya by the end of this year," jelas pria ramah yang sekarang menjadi salah satu Direktur di Indomobil Group ini.
Kabarnya, pada pertengahan Januari 2026 ini bakal ada pengumuman resmi mengenai status APM baru Kia di Indonesia.
Nanti kabarnya pihak prinsipal dari Korea Selatan yang akan langsung memegang distribusi Kia di Indonesia.
Sambil menunggu penguman resmi, kita lihat dulu jejak perjalanan Kia di Indonesia ya.
Banyak yang enggak sadar bahwa Kia tahun ini sudah 30 tahun menjejakkan kakinya di Indonesia. Jejak Kia di Indonesia dimulai 8 Juli 1996 di gedung Sarinah, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Kia Seltos Terbaru Meluncur Hari Ini, Bakal Ada Hybridnya Tahun Depan
Hari itu PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menghadirkan Timor S515 yang merupakan rebadge dari Kia Sephia generasi pertama di Indonesia.
Walau diimpor secara utuh (CBU) dari Korea Selatan, tapi Timor S515 ini harganya lebih murah dibanding mobil sekelas.
Harga Timor bisa murah banget karena mendapat fasilitas dan insetif program mobil nasional daripada yang mana pemerintahan Presiden Soeharto.
Sialnya, tak lama kemudian badai krisis ekonomi dan politik yang menerpa Indonesia sejak 1997 dan mencapai puncaknya pada Mei 1998 dengan lengsernya Presiden Soeharto, ayah dari Tommy Soeharto.
Ini menjadi bencana buat Timor. Badai ekonomi dan politik tersebut menghentikan proyek mobil nasional Timor dan TPN. Namun, hal ini ternyata tidak menghentikan langkah Kia di Indonesia.
Baca Juga: Andalan Mudik Dari Negeri Ginseng, Seirit Apa Sih Kia Carens?
Pada 1999 mereka resmi hadir di Tanah Air melalui PT KIA Mobil Indonesia (KMI) yang didirikan Tommy Winata. Penampilan perdana Kia ini berlangsung di Indonesia Automotive Show (IAS) 16-20 Desember 1999.
Di acara ini mereka memboyong sembilan unit mobil impor buatan Kia Motors. Yakni Kia Rio 1.3 dan Shuma 1.5, Carens 1.8, Carnival 2.5 V6, dan Sportage 2.0.
Di masa KMI ini ada sejumlah model yang bikin Kia populer di mata konsumen Indonesia.
Sebut saja Kia Visto, Kia Picanto, dan tentu saja Kia Carnival.
Sayangnya, KMI hanya sanggup beroperasi selama 20 tahun.
Baca Juga: Kia Concept EV2, Calon Mobil Listrik Mungil Pesaing BYD Dolphin CS
Pada 31 Oktober 2019 distribusi mobil Kia di Indonesia diambil alih oleh PT Kreta Indo Artha (KIA) dari KMI.
PT KIA adalah perusahaan patungan antara PT Indomobil Sukses International (Tbk) dan PT Sarimitra Kusuma Ekajaya.
Namun, cuma enam tahun saja Indomobil Group menjadi APM (Agen Pemegang Merek) Kia.
Soalnya, pada awal 2026 ini Kia akan memiliki APM baru.
Kabarnya Kia di Indonesia mulai Januari 2026 akan dipegang langsung oleh pihak prinsipal dari Korea Selatan.
Annyeonghaseyo…
View this post on Instagram
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR