Namun momentum terbesar terjadi pada dua bulan terakhir.
Pada Oktober 2025, BYD menembus tiga besar penjualan nasional dengan 10.593 unit, hanya selisih tipis dari Daihatsu yang berada di posisi ketiga dengan 11.783 unit.
Tren serupa kembali berulang pada November, ketika BYD mencatat 9.481 unit, mendekati perolehan Daihatsu yang membukukan 11.684 unit.
Lonjakan ini tidak lepas dari strategi model BYD yang menyasar berbagai segmen sekaligus.
Kehadiran Seal untuk pasar sedan EV, M6 dan Denza yang mengisi ceruk MPV premium, hingga Atto 1 di segmen City Car membuat brand asal China itu cepat mendapatkan pijakan kuat.
Ditambah lagi, BYD mengklaim telah menguasai lebih dari 57 persen market share mobil listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR