Tak Hanya Soal Kembangan, Ban Motor MotoGP Enggak Cocok Dipakai di Jalan Raya Karena Ini

Rezki Alif Pambudi,Eka Budhiansyah - Selasa, 16 Juni 2020 | 07:00 WIB
Hingga tahun 2023 Michelin jadi pemasok ban tunggal di MotoGP
michelinmotorsport.com
Hingga tahun 2023 Michelin jadi pemasok ban tunggal di MotoGP

GridOto.com - Motor MotoGP sejatinya memakai ban slick untuk dipakai di sirkuit selama balapan.

Tidak hanya motor MotoGP saja lho yang prototipe, tetapi Michelin selaku pemasok tunggal ban di kelas MotoGP juga mencipta ban khusus yang tidak diproduksi massal.

Maka itu, ban MotoGP buatan Michelin itu tidak digunakan untuk ajang balap motor lain seperti WSBK.

Hal ini, karena Michelin memang membuat karakter ban sesuai dengan motor MotoGP, sehingga karakternya berbeda dengan ban slick di ajang balap motor lainnya yang dijual secara umum.

Baca Juga: Wow! Geser Valentino Rossi di Tim Pabrikan, Fabio Quartararo Masih Ingin Duel Berdua Demi Kemenangan Pertama

Nah, beberapa hal yang membuat ban slick di jalanan umum jelas berbahaya, tidak hanya karena tidak memiliki kembangan alias alur ban, tetapi ban slick MotoGP punya beberapa karakter khusus yang memang membuatnya sangat tidak cocok buat dipakai motor umum.

Melansir dari OtoRace.id, yuk kita simak apa saja alasannya mengapa ban motor MotoGP tidak bisa dipakai di jalan raya.

Suhu

Suhu ban motor MotoGP dipastikan untuk bisa bekerja pada suhu 100-120 derajat Celcius.

Suhu ini, jelas lebih tinggi jika dibandingkan dengan suhu ban yang bisa dijangkau oleh pengendara biasa di jalan raya, meskipun melaju dengan kecepatan tinggi dan tanpa kemacetan sekalipun.

Dengan adanya macet di jalan umum, tentu suhu ban akan lebih turun lagi dan menjadi tidak efektif dipakai.

Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa mekanik di MotoGP harus menghangatkan ban motor dengan tire warmer lebih dulu sebelum dipakai pembalap melaju di trek.

HALAMAN SELANJUTNYA DI SINI YA >>>>>>>

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa