GridOto.com - Ramai kasus kekerasan terhadap dua maling motor yang dilakukan massa di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Peristiwa main hakim sendiri yang berujung menewaskan salah satu maling ini terjadi pada Jumat (6/2/2026) di lahan kosong kawasan Industri Intijaya.
Polisi pun bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah warga yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui Kasatreskrim AKP Bagus Panuntun mengatakan, kurang dari 24 jam setelah kejadian, pihaknya berhasil mengamankan delapan warga yang diduga terlibat dalam aksi main hakim sendiri.
“Sebanyak delapan orang warga telah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Subang,” ujar Bagus.
Seluruh terduga pelaku penganiayaan diamankan di rumah masing-masing tanpa perlawanan.
Dari hasil pemeriksaan awal, delapan orang tersebut diketahui memiliki peran berbeda-beda, mulai dari memukul dan menendang dengan tangan kosong, memukul menggunakan balok kayu, hingga melakukan tindakan kekerasan lainnya.
Akibat penganiayaan itu, dua terduga pelaku curanmor mengalami luka parah di sekujur tubuh.
Baca Juga: Mahasiswa Salah Tekuni Jurusan, Jadi Spesialis Maling Motor di 17 Lokasi
“Satu orang berinisial Obi Mahesar (37) meninggal dunia, sedangkan satu pelaku lainnya Diva Septiansyah (28) hingga kini masih dalam kondisi kritis,” jelasnya melansir Kompas.com.
Peristiwa ini bermula saat korban bernama Casdi tengah menyemprot tanaman padi di area persawahan Blok Sukajaya, Dusun Wanakerta, sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat itu, ia melihat motornya, Yamaha Vega, yang diparkir di pinggir sawah didatangi dua orang tak dikenal.
Kedua terduga pelaku kemudian mencoba membawa kabur motor tersebut.
Menyadari motornya hendak dicuri, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Teriakan itu membuat warga sekitar berdatangan dan pelaku panik hingga meninggalkan motor korban lalu kabur menggunakan sepeda motor lain.
Warga bersama korban melakukan pengejaran hingga akhirnya motor yang digunakan pelaku terjatuh di lahan kosong kawasan Industri Intijaya.
Baca Juga: Genio dan BeAT Street Curian Bawa Petaka, Karir Maling Motor Selesai di Tangan Korbannya
Kedua terduga pelaku pun berhasil ditangkap.
Namun, emosi warga yang memuncak membuat kedua pelaku menjadi sasaran amuk massa. Mereka dipukuli menggunakan tangan kosong, ditelanjangi, hingga kendaraan yang digunakan pelaku dibakar.
Aksi kekerasan baru berhenti setelah aparat Polsek Purwadadi tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan situasi.
Kedua pelaku kemudian dilarikan ke RSUD Ciereng Subang.
Namun, salah satu pelaku, Obi Mahesar, dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.
Sementara Diva Septiansyah masih menjalani perawatan intensif.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain satu unit Yamaha Vega milik korban, kerangka Honda BeAt milik pelaku yang hangus terbakar, serta satu buah kunci letter T.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Masyarakat tidak dibenarkan mengambil tindakan sendiri, apalagi sampai menghilangkan nyawa,” tegasnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR