Jangan Pakai Oli Mesin Lebih Kental Buat Toyota Agya, Ini Alasannya

Radityo Herdianto - Rabu, 27 Mei 2020 | 09:00 WIB
Ilustrasi oli mesin
Naufal Shafly/GridOto.com
Ilustrasi oli mesin

GridOto.com - Toyota Agya baru yang diluncurkan di Indonesia beberapa waktu lalu menggunakan mesin 1.000 cc 3 silinder dan 1.200 cc 4 silinder.

Oli mesin yang dianjurkan dari pabrikan untuk kedua varian Toyota Agya ini adalah spek oli encer dengan viskositas SAE 0W-20 dan SAE 5W-30.

Bagi Anda pengguna Toyota Agya terbaru ini, jangan mengganti oli mesin dengan spek yang lebih kental dari standar.

"Yang langsung terasa bidang gesek pada komponen di dalam mesin menjadi lebih berat karena pelumasan tidak sampai ke celah yang lebih tipis," terang Dhaniar, Technical Leader Auto2000 Permata Hijau, Jakarta Selatan kepada GridOto.com.

Gejala ini berdampak pada kerja mesin yang menjadi lebih berat sehingga efek sampingnya konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros.

Teknologi Dual VVT-i yang jadi andalan di mayoritas produk Toyota di Indonesia
Advertorial
Teknologi Dual VVT-i yang jadi andalan di mayoritas produk Toyota di Indonesia

Baca Juga: Apa Benar Bahan Carbon Fiber Bisa Menahan Suhu Panas? Ini Faktanya

"Memang tidak menimbulkan deffect secara langsung, tapi mesin akan tetap bisa mengalami keausan dalam jangka panjang," ujar Dhaniar.

Menurut Dhaniar, penggunaan oli yang lebih kental akan menghasilkan endapan kotoran yang lebih tebal, dimana akan menghambat sirkulasi oli terutama di celah yang tipis.

Selain itu, mesin Toyota Agya baru sudah dilengkapi dengan sensor seperti aktuator katup variabel VVTi yang sensitif terhadap perubahan kekentalan oli.

"Gerak katup variabel bekerja dengan tekanan fluida dari oli, beda kekentalan oli berdampak pada perubahan bukaan katup di ruang bakar," jelas Dhaniar.

"Penggunaan oli yang lebih kental akan memperlambat ritme bukaan katup, efeknya pembakaran jadi lebih telat, bahkan tidak teratur jadi tenaga mesin menurun," tutur Dhaniar.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa