GridOto.com - Terkait gerakan stop bayar pajak kendaraan di media sosial, Bapenda Jateng akhirnya angkat bicara.
Dirinya meyakini kalai gerakan ini akan terhenti setelah masyarakat menikmati diskon lima persen.
Diskon yang dimaksud adalah relaksasi yang diberikan pemerintah kepada Wajib Pajak, terutama pada pajak opsen kendaraan.
Relaksasi ini diberikan sebagai reaksi Pemprov Jateng atas keluhan dan kecaman warga atas tingginya opsen PKB saat membayar pajak.
Mereka lantas menyerukan untuk bersama-sama tidak membayar pajak kendaraannya. Kalau pun bayar, akan menunggu program pemutihan, penghapusan denda.
Kepala Bapenda Jateng, Muhammad Masrofi menyebut, kepatuhan warga Jawa Tengah untuk bayar pajak akan meningkat selepas ada program relaksasi opsen PKB sebesar 5 persen.
Ia tidak khawatir atas boikot bayar pajak opsen yang viral di media sosial.
Baca Juga: Ramai Protes, Pemprov Jateng Beri Diskon Opsen PKB 5 Persen
"Adanya diskon kepatuhan, akan meningkat. Masyarakat akan berpikir ulang."
"Awalnya memboikot, nanti mau kembali bayar pajak," kata Masrofi melansir Tribunjateng.com, Jumat (13/2/2026).
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR