Dua Kali Ganti Oli Mesin, Sekali Ganti Filter Oli? Ini Dampaknya

Radityo Herdianto - Senin, 21 Oktober 2019 | 15:00 WIB
Proses dial camshaft pada Honda HR-V di bengkel Supernova
instagram/haviedzpm
Proses dial camshaft pada Honda HR-V di bengkel Supernova

GridOto.com - Tidak sedikit pemilik mobil yang mengganti filter oli diselang beberapa kali dari penggantian oli mobil.

Misalkan dua kali ganti oli mesin mobil baru ganti filter oli untuk menghemat biaya perawatan.

Penggantian filter oli seperti itu ternyata bisa memberi dampak buruk bagi mesin mobil.

"Yang pasti oli mesin baru lebih cepat kotor atau jenuh, usia pakainya lebih cepat dari bawaan," buka Apin, pemilik bengkel spesialis Pelita Motor Mitsubishi, Mal Blok M, Jakarta Selatan kepada GridOto.com.

Kotoran di dalam filter oli yang sudah mencapai titik jenuh akan kembali tersirkulasi oli baru saat mesin dihidupkan.

Oli mesin mobil LCGC
ryan/gridoto.com
Oli mesin mobil LCGC

(Baca Juga: Kualitas Oli Mesin Mobil Berpengaruh ke Hasil Uji Emisi Gas Buang?)

Selain bikin oli baru lebih cepat kotor, dampaknya oli baru juga ikut membawa partikel kotoran untuk melumasi komponen internal mesin.

"Karena ada kotoran gaya geseknya jadi lebih besar, tidak minim friksi dan menghasilkan panas berlebih," jelas Apin.

Selain menjadi lebih panas, gesekkan kotoran di sela-sela juga mempercepat umur komponen di dalam mesin.

Komponen vital seperti dinding piston, camshaft, atau crankshaft yang perlu minim friksi akan bekerja lebih berat dan bisa baret.

"Jangka panjangnya ya lama-lama komponennya bisa aus, bahkan jebol," tegas Apin.

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X