BPTJ Akui Sistem 2-1 di Jalur Puncak Tak Kurangi Macet

M. Adam Samudra - Minggu, 13 Oktober 2019 | 07:53 WIB
Foto ilustrasi kepadatan arus lalu lintas di Puncak Bogor
Tribun Jabar
Foto ilustrasi kepadatan arus lalu lintas di Puncak Bogor

GridOto.com - Sistem rekayasa lalu lintas 2-1 yang akan mulai diujicobakan tanggal 27 Oktober 2019, tidak akan otomatis mengurangi kemacetan di Jalur Puncak

Sistem 2-1 dikembangkan sebagai alternatif pilihan rekayasa lalu-lintas buka tutup, yang sudah bertahun-tahun hingga kini diterapkan di jalur puncak setiap musim liburan.

Sistem 2-1 juga merupakan opsi jalan keluar terhadap keluhan masyarakat setempat, yang selama ini terganggu aktifitasnya karena sistem buka tutup di Jalur Puncak.

“Kebijakan rekayasa lalu-lintas sistem 2-1 untuk jalur puncak ini dirumuskan dengan mengakomodir aspirasi masyarakat sekitar puncak yang kemudian setelah dilakukan kajian dan simulasi pantas untuk diujicobakan,” jelas Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Minggu (13/10/2019)

(Baca Juga: Kerap Macet, BPTJ Terapkan Sistem MRLL di Jalur Puncak, Apa Itu?)

Menurut Bambang, sistem 2-1 ini merupakan langkah jangka pendek penataan transportasi di jalur puncak.

Keberhasilan implementasi dari rekayasa lalu-lintas ini sangat tergantung pada partisipasi publik.

Selanjutnya Bambang juga mengatakan bahwa masyarakat di luar Kawasan Puncak yang menikmati liburan di Puncak dengan kendaraan pribadi, harus menerima dan memahami jika pada waktu pelaksanaan uji coba sistem 2-1.

Pasalnya laju kendaraan mereka tetap menemui antrian panjang di jalur puncak.

(Baca Juga: BPTJ Luncurkan Angkutan Massal Ke Taman Safari, Biayanya Segini, Sudah Termasuk Pulang dan Pergi)

“Saat ini daya dukung jalan di kawasan Puncak telah melampaui kapasitas, menurut data dari Pemkab Bogor, setiap akhir pekan setidaknya terdapat 19 ribu kendaraan berada maupun melintas di Jalur Puncak," bebernya.

"Dengan kendaraan sejumlah itu, manajemen rekayasa lalu lintas apapun yang diupayakan tidak akan sepenuhnya menghilangkan kemacetan, “ jelas Bambang.

BPTJ bersama Polres Bogor terus melakukan sosialisasi, jelang uji coba Sistem 2-1 yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober dan 3 November 2019.

Sosialisasi dilaksanakan melalui pembagian flyer dan pemasangan spanduk di beberapa titik di kawasan Puncak.

Sosialisasi juga dilaksanakan guna mengingatkan kembali bahwa Sistem 2-1 tidak sepenuhnya menghilangkan kemacetan Jalur Puncak.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa