Street Manners: Parkir Liar Selain Bikin Macet, Pemilik Kendaraan Juga Bisa dipidana, Ini Pasalnya

Harun Rasyid - Kamis, 27 Juni 2019 | 16:00 WIB
Contoh pelanggaran parkir di bahu jalan.
Megapolitan.kompas.com
Contoh pelanggaran parkir di bahu jalan.

GridOto.com - Parkir liar atau parkir di bahu jalan yang tidak pada tempatnya menjadi pemandangan biasa di kota-kota besar terutama Jakarta.

Di Jakarta, parkir liar terjadi akibat minimnya lahan parkir, sementara volume kendaraan dari hari ke hari terus bertambah.

Karena lahan parkir penuh atau pengendara malas mencari lokasi parkir yang letaknya jauh dari tujuan pemberhentian menjadi salah satu faktornya.

Alhasil, bahu jalan pun digunakan sebagai tempat parkir, walaupun jalan tersebut terdapat rambu dilarang parkir yang berarti jalan tersebut tidak bisa digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

(Baca Juga: Pelaku Curanmor di Lampung Makin Nekat, Truk Fuso Diparkir Depan Rumah, Paginya Sudah Raib)

Tempat parkir liar di bahu jalan sering dijumpai di kawasan perbelanjaan, perkantoran atau di sekitar restoran atau tempat nongkrong yang menjual beragam kuliner.

Efek dari tindakan parkir sembarangan tersebut, arus lalu lintas jadi tersendat dan menyebabkan kemacetan di jalanan tersebut.

Jadi, pengguna kendaraan bermotor perlu melihat kembali ketika hendak memarkir, apakah di sekitar jalan terdapat rambu dilarang parkir atau tidak dan perhatikan juga marka jalan di lokasi.

Jika memang lokasi atau jalan tidak diperuntukkan untuk parkir, namun tetap nekat memarkir kendaraan di tempat tersebut bisa dikatakan perbuatan tersebut melanggar hukum.

(Baca Juga: Street Manners: Naik Mobil Manual Tapi Malas Ngoper Gigi? Ini Bahayanya Kata Pakar)

Editor : Fendi

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X