GridOto.com - Ternyata beli tutup radiator untuk motor bekas kesayangan kalian nggak boleh ngasal lho gaes.
Pasalnya, ada yang perlu kalian perhatikan di tutup radiator motor kalian.
Yap, sebelum ganti perhatikan angka yang terdapat pada tutup radiator motor.
Biasanya di tutup radiator motor tedapat angka 1.1 Bar dan di bawah tulisan peringatan bahaya terhadap angka 108 kPa atau Kilo Pascal.
"Angka-angka itu adalah kekuatan per pressure pada tutup radiator untuk menahan tekanan," buka Bowo mekanik bengkel R59 Racing.
Bisa dibilang semakin tinggi panas mesin yang dihasilkan maka semakin tinggi juga tekanannya.
Makanya semakin tinggi nilai tekanan, maka semakin tinggi juga tutup radiator menahan suhu mesin.
"Seberapa tinggi panas dari mesin itu ditentukan dari proses pembakaran, misalnya semakin tinggi rpm yang diraih maka semakin tinggi juga panas mesin yang dihasilkan," jelas Bowo di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.
Nah, spesifikasi pada tutup radiator itu mengatur kapan katup pada tutup radiator akan terbuka dan mengalirkan air ke tabung reservoir.
Makanya, tidak boleh sembarangan mengganti tutup radiator, wajib sesuai spesifikasi yang sudah digunakan sebelumnya.
"Kalau mau diupgrade karena menyesuaiakan dengan kebutuhan mesin, pertimbangkan juga sil pompa radiator (water pump)," wanti Bowo.
Pasalnya, kalau tutup radiator diganti yang tahan tekanan tinggi namun sil pompa radiatornya tidak, bisa jadi akan terjadi kebocoran pada sil saat tekanan kelewat tinggi terjadi.
Sebaiknya konsultasikan dengan mekanik kepercayaan kalian jika ingin mengganti tutup radiator.
Itulah dia yang perlu kalian perhatikan saat membeli tutup radiator baru buat motor bekas kesayangan.
Baca Juga: Gak Perlu Jasa Bengkel, Ini Cara Ganti Air Radiator Motor Bekas Sendiri Di Rumah