Changan Beberkan Biaya Cas Lumin dan Deepal S07, Segini Ongkos per Kilometernya

M. Adam Samudra - Senin, 22 Juni 2026 | 12:30 WIB

Charge Changan Lumin bisa pakai AC atau DC Fast Charging

GridOto.com - Tren penggunaan mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, biaya penggunaan harian atau Total Cost of Ownership (TCO) kini menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membeli kendaraan.

Merek asal Tiongkok, Changan Automobile yang berada di bawah naungan Indomobil Group, membeberkan hitung-hitungan biaya operasional dua model EV yang dipasarkan di Indonesia, yakni Changan Lumin dan Deepal S07.

Menurut data yang disampaikan perusahaan, biaya energi untuk mobil listrik dinilai lebih terkendali dibanding kendaraan berbahan bakar minyak, terutama jika pengisian daya dilakukan di rumah menggunakan tarif listrik non-subsidi.

“Banyak konsumen kini mempertimbangkan biaya penggunaan kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya harga beli. Karena itu, kami ingin memberikan gambaran mengenai efisiensi penggunaan kendaraan listrik dalam mobilitas sehari-hari,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, Senin (22/6/2026).

Untuk Changan Lumin, mobil listrik mungil ini dibekali baterai berkapasitas 28,08 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km berdasarkan pengujian NEDC.

Konsumsi energinya diklaim mencapai 9,3 kWh per 100 km atau setara 10,75 km/kWh.

Dengan asumsi tarif listrik rumah tangga non-subsidi sekitar Rp 1.700 per kWh, biaya energi Lumin berada di kisaran Rp 158 per kilometer.

Sementara jika mengisi daya di SPKLU dengan tarif sekitar Rp 2.475 per kWh, ongkosnya menjadi sekitar Rp 230 per kilometer.

Baca Juga: Fitur Lebih Unggul, Ini Alasan Changan Lumin Jadi Best Light EV OTOMOTIF Award 2026

Artinya, pengisian penuh baterai Changan Lumin membutuhkan biaya sekitar Rp 48 ribu menggunakan home charging, atau sekitar Rp 70 ribu melalui fasilitas fast charging di SPKLU.

Sementara itu, Deepal S07 yang mengusung baterai 79,97 kWh memiliki daya jelajah hingga 560 km berdasarkan standar NEDC.

SUV listrik ini diklaim memiliki konsumsi energi 14,2 kWh per 100 km atau setara 7,04 km/kWh.

Dengan perhitungan yang sama, biaya energi Deepal S07 berada di kisaran Rp 241 per kilometer saat pengisian daya di rumah, dan sekitar Rp 351 per kilometer jika menggunakan SPKLU.

Untuk pengisian baterai hingga penuh, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 136 ribu melalui home charging dan sekitar Rp 200 ribu di SPKLU.

Selain biaya energi yang relatif rendah, kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien saat digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.

Hal ini karena motor listrik tetap bekerja optimal saat kondisi stop and go, ditambah adanya fitur regenerative braking yang membantu mengembalikan energi ke baterai saat deselerasi.

Changan juga menyoroti biaya perawatan yang berpotensi lebih rendah karena kendaraan listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal yang memiliki banyak komponen bergerak.

Untuk mendukung kepemilikan jangka panjang, Changan Lumin dibekali garansi baterai hingga 8 tahun atau 120.000 km dan garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 km.

Sedangkan Deepal S07 mendapat garansi baterai hingga 8 tahun atau 240.000 km dan garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 km.

“Dengan biaya operasional yang kompetitif serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, baik Changan Lumin maupun Deepal S07 dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang,” tutup Setiawan.

YANG LAINNYA