GridOto.com - Bodi depan sebuah Suzuki Carry Futura ringsek parah, hingga kaca utama pecah .
Bumper depan penyok menjorok ke dalam usai sentuh tubuh lansia inisial SC berusia 82 tahun yang sedang sibuk mencangkul.
Tragedi maut itu terjadi di Jalan Raya Nguntoronadi-Tirtomoyo, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, (17/6/26).
Akibat peristiwa tersebut, lansia tersebut meninggal dunia di lokasi karena luka berat di bagian kepala karena benturan keras.
Kanit Gakum Polres Wonogiri, Ipda Deni Heriadi mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di depan Gereja Sendangmulyo, Tirtomoyo.
Korban SC merupakan warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, yang berprofesi sebagai petani.
Sedangkan sopir Carry Futura berpelat nomor AD 1764 FR berinisial S (55), warga Desa Hargosari, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.
Deni menjelaskan awalnya Carry Futura yang dikemudikan S melaju dari arah Betal, Dusun Tenggara, Desa Gebang, Kecamatan Nguntoronadi melaju ke arah Kecamatan Tirtomoyo.
"S itu katanya dia melaju dari arah barat itu, berarti dari arah Betal, yang mobil Carry itu melaju ke arah Tirtomoyo, ke arah timur," ujar Deni saat dihubungi, (18/6/26) menukil Kompas.com.
Setelah itu, S yang diduga dalam keadaan mengantuk tak menyadari Carry Futura yang ia kemudikan melaju ke bahu jalan raya Nguntoronadi-Tirtomoyo di depan Gereja Sendangmulyo, Tirtomoyo.
Baca Juga: Nyawa Pelajar 16 Tahun Terenggut di Kabin Suzuki Carry Futura, Kondisi Bodi Melengkung Sana-sini
Rumah korban diketahui berada di area tersebut.
"Pengakuan dari sopir itu, si S itu, pengakuan sempat sebelumnya ngobrol-ngobrol dengan istrinya, kemudian istrinya tidur. S ngantuk katanya, gitu. Tiba-tiba ban kiri mobilnya itu sudah masuk bahu kiri jalan," ungkap Deni.
"Jadi, bahu kiri jalan tuh sama jalannya itu agak dalam gitu lho. Ada jarak kurang lebih kira-kira 1 meteran lah, 1 meteran lebih,” jelasnya.
Setelahnya, mobil S yang oleng masuk ke area pekarangan rumah korban.
Korban yang saat itu tengah mencangkul di pekarangan rumahnya belum sempat menghindar dan langsung terlindas Carry Futura yang dikemudikan S.
"Nah, kebetulan si korban itu, si SC itu lagi macul di samping rumahnya. Kan itu ada rumahnya sampingnya itu, itu rumahnya beliau. Samping rumahnya beliau itu ada kebun gitu, lagi macul (mencangkul) di situ," terangnya.
"Akhirnya ban mobil tadi kan dlosor (terperosok,-red), masuklah ke pekarangannya beliau itu. Kebetulan beliau lagi macul, akhirnya tertabrak di depan mobil Carry, terlindas gitu," beber Deni.
Deni membenarkan sopir S mengalami microsleep saat kejadian tersebut.
"Mengantuk, microsleep dia. Pengakuan beliau juga seperti itu, benar sekali. Membenarkan bahwa dia lagi mengantuk," jelasnya.
Korban meninggal dunia seketika di lokasi.
Baca Juga: Brio, Carry Futura dan Kijang Kapsul Hancur Berurutan, Tragedi Saling Sambut di Jalan Wates-Jogja
"Korban meninggal (dunia). Iya, langsung seketika kejadian. Itu kemungkinan karena traumatik di bagian kepala. Soalnya juga kepalanya itu terbentur ada bebatuan di situ," ujarnya.
Polisi lalu mengamankan sopir ke Polres Wonogiri untuk dimintai keterangan.
"Sudah (diamankan). Untuk pelaku kemarin langsung kita bawa ke kantor, untuk kita mintai keterangan. Untuk laporan polisi sudah terbit," terangnya.
Polisi juga melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, membuat laporan polisi, serta mengamankan barang bukti berupa Suzuki Carry Futura dan pakaian korban.
Polisi kini tengah menunggu konfirmasi penyelesaian pihak korban terkait kemungkinan ganti rugi ataupun santunan.
"Kemudian untuk langkah selanjutnya menunggu konfirmasi penyelesaian dari pihak korban mau seperti apa. Jika memang dari pihak korban menuntut ganti rugi dan santunan dari si pelaku, ya monggo (silakan) kita hanya memfasilitasi gitu. Menunggu konfirmasi dari pihak korban saja ini," tandasnya.