GridOto.com - Sebuah Toyota Avanza berpenggerak depan atau FWD mental dengan kondisi bodi tak keruan.
Kondisi itu akibat Avanza berpelat nomor BA 2806 PIO tersebut diseruduk besi baja beroda seberat sekitar 30 ton alias lokomotif kereta api.
Insiden itu terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, kawasan Banuaran, Lubuk Begalung, kota Padang, Sumatera Barat, (15/6/26) pagi.
Meski kondisi Avanza berkelir hitam itu rusak berat di bagian depan akibat terpental, namun dipastikan tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 06.10 WIB tersebut.
Peristiwa bermula saat Avanza yang dikemudikan oleh Yulen Ndrawati (54) bersama seorang penumpang, Rinaldi (55), melaju dari arah Perumahan Cendana Mata Air menuju kawasan Banuaran.
Saat melewati perlintasan liar di KM 3+600/700 petak jalan antara Stasiun Bukit Putus–Padang, kondisi sekitar dilaporkan masih sepi dengan penerangan yang minim.
Nahas, pada saat bersamaan, datang KA LL1102 Lokomotif Dinas Langsir dari arah Stasiun Bukit Putus menuju Stasiun Simpang Haru.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan di perlintasan Banuaran–Cendana Mata Air tersebut tidak dapat dihindarkan.
"Berdasarkan laporan di lapangan, sebelum kejadian masinis telah membunyikan klakson lokomotif (Semboyan 35) secara berulang sebagai peringatan. Namun, kendaraan tetap memasuki jalur rel," ujar Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, (15/6/26) mengutip Kompas.com.