GridOto.com - Jetour Indonesia menghadirkan Jetour T1 dalam dua pilihan mesin.
Yakni Jetour T1 bermesin internal combustion alias mesin bakar dan Jetour T1 i-DM.
i-DM sendiri merupakan nama dari Intelligent Dual Mode yang adalah jenis mesin plug-in hybrid.
Jetour T1 dijual dengan harga perkenalan Rp 388 juta untuk 500 konsumen pertama.
Varian ini dibekali mesin bakar 1.500 cc 4 silinder turbo direct injection yang bisa menghasilkan tenaga sebesar 167 dk/5.500 rpm dan torsi puncak 270 Nm/2.000-3.500 rpm.
Baca Juga: Tersedia Dua Pilihan Mesin, Ini Harga Resmi Mobil Baru Jetour T1
Tenaga mesin tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 7-percepatan jenis dual clutch.
Kemudian ada varian Jetour T1 i-DM yang menjadi varian tertinggi sekaligus menjadi model utama untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan tren kendaraan elektrifikasi yang semakin diminati.
Menggabungkan mesin bakar ACTECO 1.500 cc 4 silinder turbo bertenaga 134 dk/5.200 rpm dan torsi 220 Nm/2.500 rpm dengan motor listrik bertenaga 201 dk dan torsi 310 Nm.
Merupakan jenis plug-in hybrid, Jetour T1 i-DM dibekali baterai dengan kapasitas yang cukup besar yakni 18,4 kWh.
Dengan sistem kerja hybrid seri-paralel, Jetour T1 i-DM bisa berjalan hanya dengan tenaga listrik menggunakan mode EV.
Baca Juga: Ketambahan Jetour T1 i-DM, Ini Daftar Harga Lengkap Mobil PHEV Cina di Indonesia
Dalam mode EV, jarak tempuh elektrik bisa mencapai 100 km berdasarkan klaim pabrikan.
Baterainya juga bisa dicas secara eksternal selain secara internal melalui mesin ketika bekerja sebagai generator.
Tersedia port charger AC Type 2 dan DC CCS2 dimana DC fast charging-nya punya kemampuan mengisi daya baterai dari 30 ke 80 persen hanay dalam 28 menit.
Meski keduanya sama-sama menggunakan mesin 1.500 cc 4 silinder turbo, karakter mesinnya berbeda dari rasio kompresi yang dimiliki.
Mesin Jetour T1 punya rasio kompresi sebesar 11,6:1, sementara Jetour T1 i-DM rasio kompresinya lebih tinggi di 12:1 dimana keduanya sama-sama membutuhkan bahan bakar bensin minimal RON 92.