Akar Masalah 11 Debt Collector Bacok Dua Anggota Brimob Banten, Urusan Kredit Daihatsu Xenia

Irsyaad W - Jumat, 5 Juni 2026 | 16:10 WIB

Ilustrasi dua anggota Brimob Polda Banten dikeroyok dan dibacok kapak oleh 11 debt collector karena penarikan Daihatsu Xenia

Sebagai barang bukti, dua unit Toyota Fortuner milik leasing yang tidak diserahkan namun digunakan untuk operasional dengan menggunakan sejumlah pelat nomor palsu diamankan.

Baca Juga: Debt Collector Cari Masalah, Hendak Rampas Paksa Lexus RX 350 Beli Cash Warga Surabaya

"Kami mengimbau agar tidak ada lagi kegiatan premanisme dengan cara-cara merampas kendaraan di jalan, khususnya di wilayah hukum Polda Banten," tandas dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan Kapolda Banten telah memerintahkan penanganan tegas terhadap para pelaku.

Polda Banten juga menegaskan tidak akan menoleransi aksi premanisme, penganiayaan, maupun penarikan paksa kendaraan di wilayah hukumnya.

"Kapolda Banten menyatakan tidak boleh ada perilaku premanisme di wilayah hukum Polda Banten," tutur Maruli, (3/6/26) disitat dari Kompas.com.

"Tidak boleh ada kekerasan apa pun yang dibingkai oleh apa pun, baik itu mata elang, debt collector maupun pihak lainnya. Tidak boleh ada penganiayaan dan tidak boleh ada penarikan paksa," lanjutnya.

Menurut Maruli, kekerasan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Polda Banten memastikan penanganan kasus tersebut dilakukan secara tegas dan profesional.

Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan pembacokan terhadap anggota Brimob.

Kedua terduga pelaku saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Maruli mengatakan, perkara tersebut ditangani Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Banten.

Baca Juga: Salah Tapi Ngotot, Ini Leasing Yang Kirim Debt Collector Maksa Rampas Lexus RX 350 Beli Cash

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Setelah peristiwa pembacokan itu, personel Satbrimob Polda Banten mengejar kelompok debt collector yang melarikan diri.

Kelompok tersebut disebut kabur menggunakan dua Toyota Fortuner menuju wilayah Kota Serang.

Polda Banten juga melakukan penyisiran di sejumlah lokasi di Kota Serang untuk mencari pelaku lain yang diduga terlibat.

Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

YANG LAINNYA