Dipergoki Satpam Kabur, Honda Brio dan Sopir Berakhir Babak Belur Digebuki Massa di Bekasi

Irsyaad W - Selasa, 2 Juni 2026 | 15:00 WIB

Honda Brio yang diamuk massa di kawasan Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan, kota Bekasi, Jawa Barat, (31/5/26) malam

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Sugiman mengatakan, hingga kini pihaknya belum dapat meminta keterangan dari pengemudi karena masih menjalani perawatan.

Baca Juga: Tragedi Toyota Calya Kesetanan di Gunung Sahari, Dikejar Polisi Lawan Arah Hingga Diamuk Massa

"Untuk sopirnya belum bisa dikonfirmasi karena menderita luka-luka di bagian kepala akibat aksi massa," kata Sugiman.

Selain itu, hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak yang diduga menjadi korban tabrak lari.

"Sampai saat ini korban yang diduga menjadi korban tabrak lari belum ada laporan ke Polsek," ujar Sugiman.

Kini Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk dugaan tabrak lari yang terjadi saat pengemudi berusaha melarikan diri usai didatangi petugas keamanan.

Usai insiden itu, JT (45) orang tua dari pengemudi Honda Brio berinisial MI (19) tersebut muncul dan membantah tuduhan anaknya melakukan aksi tabrak lari seperti narasi yang beredar.

Menurut JT, informasi yang menyebut anaknya menabrak warga lalu melarikan diri masih sebatas dugaan dan belum terbukti kebenarannya.

"Jadi yang katanya massa pada teriak maling, anak saya menyerempet anak kecil, kemudian tabrak orang lari, itu semuanya tidak ada," ujar JT saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, (1/6/26) melansir Kompas.com.

Meski demikian, JT menyatakan pihak keluarga siap bertanggung jawab apabila di kemudian hari terdapat pihak yang benar-benar menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

"Jika pihak-pihak yang mungkin terserempet atau apa, kami siap menyelesaikan secara kekeluargaan," tutur JT.

Ia mengatakan, hingga kini keluarga masih menunggu apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan membutuhkan penyelesaian, baik terkait biaya pengobatan maupun ganti rugi.

Baca Juga: Toyota Agya Kuning Milik Perwira Polisi Diamuk Massa, Dibuat Kayang Tatap Langit Perkara Sopir Lari Pakai Topeng

Menurut JT, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari korban yang diduga terlibat dalam insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

JT mengungkapkan, anaknya mengalami sejumlah luka setelah menjadi sasaran amukan massa yang menghentikan mobilnya pada Minggu malam.

"Anak saya mengalami luka di kepala karena dihajar pakai helm. Kemudian sundutan rokok juga ada di beberapa bagian tubuh. Bahkan ada yang masukin pecahan kaca ke dalam mulutnya," beber JT.

Saat ini, kata dia, kondisi MI masih dalam tahap pemulihan dan menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Bekasi Selatan.

Karena itu, keluarga belum berencana melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami MI.

"Saat ini lebih fokus dulu ke kondisi anak saya. Karena memang masih dalam perawatan," ujar JT.

JT juga menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan anaknya melarikan diri setelah dipergoki hendak melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam mobil bersama seorang wanita.

Ia meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan kebenaran informasi tersebut sebelum ada pembuktian dari pihak berwenang.

"Mengenai pemberitaan itu adalah tugasnya yang berwenang untuk bisa membuktikan apa keterangan yang diberikan itu valid, terverifikasi, dan bisa dibuktikan kebenarannya," tegas JT.

YANG LAINNYA