Pertamina Tambah Pasokan Bio Solar, Antrean Panjang di SPBU Balikpapan Terurai

Ferdian - Sabtu, 9 Mei 2026 | 11:20 WIB

Antrean kendaraan untuk mengisi solar di SPBU KM 15, Balikpapan Utara kini mulai terurai setelah Pertamina menambah stok.

GridOto.com - Antrean panjang kendaraan di SPBU KM 15 Balikpapan mulai terurai usai jam operasional diperpanjang menjadi 24 jam dan kuota Bio Solar dari Pertamina ditambah.

Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak Senin (4/5/2026) malam di SPBU yang berada di jalur poros Balikpapan-Samarinda itu.

Pengawas SPBU KM 15, Abd Hafid, menjelaskan kalau tambahan pasokan solar berdampak positif pada kondisi antrean kendaraan yang sebelumnya sempat mengular hingga beberapa kilometer.

“Pengaruhnya antrean berkurang dan tidak sepadat sebelumnya. Jika dulu antrean bisa mengular 2-3 kilometer, sekarang situasi mulai terurai,” kata David menukil Kompas.com, Jumat (8/5/2026).

David menjelaskan, kuota harian solar yang diterima SPBU kini meningkat hampir dua kali lipat.

Sebelum adanya aksi protes sopir truk, pasokan yang diterima hanya sekitar 24 ton per

Selain itu, terkait isu penggunaan kupon antrean solar yang sempat beredar, David memastikan hal tersebut tidak benar.

Baca Juga: Mafia Solar Kelas Berat, Polisi Syok Amankan Truk Tronton Simpan 20 Pelat Nomor Palsu Saat Razia Parkir

Menurutnya, SPBU tetap menggunakan sistem barcode MyPertamina dan pengecekan STNK sesuai ketentuan resmi.

“Tidak ada penggunaan kupon sama sekali. Memang sempat ada permintaan agar menggunakan kupon antrean, tetapi saya tolak. Pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan kemarin untuk memastikan hal tersebut,” jelasnya.

Untuk mendukung operasional nonstop, pihak SPBU tidak merekrut pegawai baru. Sebanyak 11 operator yang ada saat ini dibagi ke dalam dua shift kerja, yakni pukul 06.00-14.00 Wita dan 14.00-06.00 Wita.

“Kami maksimalkan tenaga yang ada karena rekrutmen baru butuh waktu pelatihan lagi. Sebagai gantinya, para operator mendapatkan tambahan honor atas beban kerja ini,” kata David.

Menurutnya, solusi jangka panjang untuk mengatasi antrean solar di Balikpapan adalah menambah jumlah SPBU yang melayani penjualan solar subsidi agar distribusi kendaraan tidak menumpuk di satu titik.

“Karena memang hanya dua SPBU yang melayani solar sehingga antrean tidak dapat dihindari. Semoga nanti ada tambahan SPBU yang melayani penjualan solar,” harap dia.

YANG LAINNYA