GridOto.com - Sejumlah Awak Mobil Tangki (AMT) di lingkungan Fuel Terminal BBM Tuban dipecat usai nekat lakukan tindakan fraud atau pencurian BBM pada Minggu (12/4/2026).
Kejadian tersebut diketahui oleh Pertamina Patra Niaga pada Jumat (10/4/2026).
Atas perbuatan tersebut pihak perusahaan langsung mengambil langkah tegas dengan pememutusan hubungan kerja (PHK) terhadap oknum yang terlibat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan jika selama ini perusahaan selalu berkomitmen menjaga tata kelola yang baik serta tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran.
“Tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang terbukti melanggar ketentuan sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya menukil Tribunjatim.
Meski begitu keputusan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh sebagian pihak.
Kondisi itu memicu aksi penolakan berupa demonstrasi hingga mogok kerja yang sempat berpotensi mengganggu kelancaran distribusi BBM, khususnya di wilayah Kabupaten Tuban.
Baca Juga: Terharu, Awak Truk Tangki Pertamina Akhirnya Bisa Tembus ke Bireuen Aceh Dengan Penuh Perjuangan
Meski ada aksi tersebut menurut Ahad, distribusi BBM tetap berjalan lancar berkat dukungan pengamanan dari TNI melalui Denbekang serta Kepolisian yang turut membantu operasional mobil tangki di lapangan.
“Distribusi BBM di wilayah Kabupaten Tuban masih aman,” imbuhnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR