Ia menambahkan, penurunan harga bisa mencapai sekitar 10 persen, terutama untuk unit yang tidak memiliki kelengkapan dokumen tertentu.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar mobil bekas sangat sensitif terhadap perubahan harga bahan bakar, terutama untuk segmen kendaraan yang bergantung pada jenis BBM tertentu.
Kenaikan harga solar nonsubsidi membuat daya tarik mobil diesel ikut menurun, meskipun sebelumnya dikenal lebih efisien untuk penggunaan harian maupun komersial.
Di sisi lain, stabilnya harga BBM seperti Pertalite dan Biosolar membuat segmen kendaraan berbahan bakar tersebut relatif tidak mengalami tekanan serupa.
Namun, pelaku usaha menilai situasi ini masih bisa berubah tergantung kebijakan harga energi ke depan.
Untuk saat ini, penurunan harga menjadi strategi utama pedagang agar stok tetap bergerak di tengah perlambatan permintaan.