Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan unit EV di pasar mobil bekas.
Meskipun minat terhadap kendaraan listrik terus meningkat, ekosistem pendukung seperti pembiayaan dinilai masih perlu waktu untuk berkembang.
Dengan situasi tersebut, Jeffrey menilai penetrasi mobil listrik di pasar mobil bekas belum akan masif dalam waktu dekat.
“Jadi walaupun trennya sudah kelihatan, tapi di mobil bekas masih akan terbatas dulu. Pelaku usaha dan pembiayaan sama-sama masih mengukur risiko,” tutupnya.