Ini Alasan yang Membut Jetour T2 Adalah Offroader yang Tangguh

Trybowo Laksono - Kamis, 30 April 2026 | 23:38 WIB

Jetour T2 saat kami uji di lintasan offroad

Di mode X Smart Mode ini, sistem dengan cerdas memilih pembagian traksi secara otomatis sesuai jenis permukaannya.

Antara pasir atau tanah, kering atau basah, tanjakan atau turunan, X Smart Mode yang memikirkan semuanya dan pengemudi tinggal fokus ke gas-rem dan olah kemudi.

Rizky A./GridOto.com
Kenop mode berkendara di konsol tengah

Baca Juga: JETOUR G700 dan T2 i-DM Sudah Diuji Keandalannya, Cocok Masuk Indonesia?

Saat kami menggunakannya di ragam obstacle, Jetour T2 relatif bisa melewati semua dengan mudah.

Tentu saja untuk ukuran medan offroad yang wajar bagi mobil standar.

Faktor lain yang membuatnya berbakat offroad adalah situasi bodi. Ia punya ground clearance di jarak 220 mm dengan sudut approach angle 39 derajat, departure angle 33 derajat, dan ramp angle 25 derajat.

Aneka sudut ini membuat kami tidak cemas saat melewati tanjakan terjal atau gundukan tinggi di bawah mobil.

Oh ya, di bawah sasis itu ada plat logam yang ditujukan untuk perlindungan ekstra.

Rizky A./GridOto.com
Ban AT sebagai standar

Baca Juga: Jetour T2, Spesies Paling Laki di Antara SUV Chindo di Indonesia

Last but not least adalah spesifikasi ban standar.

Jetour T2 sudah memakai ban jenis AT (all terrain) yang cukup kasar kembangnya.

Semakin kasar kembangnya, semakin jago di jalan jelek dan itu sekaligus menunjukkan orientasinya yaitu SUV yang lebih berbakat offroad.

YANG LAINNYA