Memilukan, Bocah 9 Tahun Alami Kelumpuhan Kaki Setelah Terkurung di Mobil Ayahnya Sejak 2024

Irsyaad W - Selasa, 28 April 2026 | 13:30 WIB

Lokasi mobil van terparkir dimana di dalamnya ada anak usia 9 tahun yang terkurung sejak 2024 di desa Hagenbach, dekat perbatasan Swiss dan Jerman

GridOto.com - Sebuah peristiwa memilukan dialami bocah berusia 9 tahun di Hagenbach, wilayah dekat perbatasan Swiss dan Jerman.

Ia mengalami kelumpuhan kaki hingga tak bisa berjalan lagi setelah terkurung di dalam mobil ayahnya sejak 2024 lalu.

Kasus ini terungkap, (6/4/26) setelah tetangga melaporkan ada suara mencurigakan dari dalam mobil.

Polisi kemudian mendobrak pintu mobil van tersebut dan menemukan kondisi anak yang memprihatinkan.

Jaksa Perancis, Nicolas Heitz mengatakan, anak tersebut ditemukan berbaring seperti posisi janin, telanjang, ditutupi selimut di atas tumpukan sampah dan dekat kotoran.

Ia juga menjelaskan, kondisi fisik korban sangat lemah akibat kekurangan gizi.

Anak tersebut bahkan tidak dapat berjalan karena terlalu lama dalam posisi duduk.

Saat diajak berbicara oleh petugas, bocah itu mengaku belum mandi sejak 2024.

Penyelidikan kemudian mengarah pada ayah korban, yang mengaku menempatkan anak tersebut di dalam mobil sejak November 2024.

Ia berdalih tindakan itu dilakukan untuk melindungi anaknya.

Baca Juga: Geger Teriakan Minta Tolong Dalam Mobil Boks di Tol Sebapo Jambi, Dugaan Perdagangan Manusia Terbantahkan

Menurut pengakuannya, keputusan tersebut diambil karena pasangannya ingin mengirim anak itu ke rumah sakit jiwa.

Namun, jaksa tidak menemukan catatan medis yang menunjukkan anak tersebut memiliki gangguan kejiwaan sebelum menghilang.

Ayah korban kini ditahan dan menghadapi sejumlah tuduhan, termasuk penculikan.

Sementara itu, pasangan ayah tersebut membantah mengetahui keberadaan anak di dalam mobil van.

Meski demikian, ia tetap didakwa atas dugaan gagal memberikan pertolongan kepada anak di bawah umur yang berada dalam bahaya.

Dia dibebaskan dengan status pengawasan yudisial.

Penemuan kasus ini mengejutkan warga sekitar.

Tetangga bernama Danielle mengaku tidak pernah mencurigai adanya kejadian tersebut.

"Kami tidak mengerti. Ini mengerikan, tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya," ujar Danielle, dikutip dari Sky News, (11/4/26).

Ia juga menambahkan, selama ini tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang dia perhatikan.

Baca Juga: Viral Balita Terkunci Dalam Mobil di Jakut, Ahli Sebut Alasan Si Ibu Enggak Bisa Buka Pintu

"Saya tidak pernah sekali pun melihat apa pun, tidak pernah mendengar apa pun... Rasanya seperti kita hidup dalam film atau mimpi, dan kita terus berpikir, 'besok saya akan bangun, dan mungkin ini tidak nyata'. Kami benar-benar tidak bisa memahaminya," lanjutnya.

Sementara itu, dua anak lain dalam keluarga tersebut kini berada dalam perlindungan layanan sosial.

Mereka adalah saudara perempuan korban yang berusia 12 tahun, serta anak perempuan pasangan ayahnya yang berusia 10 tahun.

Menurut keterangan teman dan keluarga, mereka sebelumnya mengira korban anak laki-laki tadi sedang dirawat di fasilitas psikiatri.

Sementara pihak sekolah menerima informasi bahwa anak tersebut telah dipindahkan ke sekolah lain.

YANG LAINNYA