Biadab, Honda Civic Turbo Kades Purwasaba Hoho Alkaf Hangus Kena Teror Kain Api

Irsyaad W - Senin, 27 April 2026 | 10:15 WIB

Satreskrim Polres Banjarnegara bersama tim Inafis dan Labfor Polda Jateng olah TKP pembakaran mobil Honda Civic Turbo milik Kades Purwasaba, Hoho Alkaf

GridOto.com - Aksi biadab menimpa Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau yang populer disapa Hoho Alkaf.

Honda Civic Turbo milik Kades Hoho Alkaf hangus kena teror kain api saat terparkir di garasi rumahnya pada dini hari, (23/4/26).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.10 WIB tersebut sempat memicu kepanikan penghuni rumah.

Hoho pertama kali menyadari aksi tersebut saat keluar rumah dan mendapati kepulan asap tebal di garasinya.

Ia pun berteriak meminta tolong hingga warga sekitar datang membantu memadamkan api sebelum merembet ke seluruh mobil.

"Kami telah menerima laporan terkait dugaan aksi pembakaran ini. Peristiwa bermula dari pelemparan benda menyerupai kain yang dibalutkan pada kayu sepanjang 50 sentimeter dalam kondisi menyala ke arah mobil Honda Civic putih milik korban," ungkap Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino, dikutip dari TribunBanyumas.com.

Guna mengungkap dalang di balik aksi nekat ini, Satreskrim Polres Banjarnegara telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Inafis.

Baca Juga: Orang Kebal Hukum Ngamuk, Comot Daun Kelapa Kering Bakar Daihatsu Ayla Kades Wonokerto

Dok. Kades Hoho Alkaf
Bodi kanan Honda Civic Turbo milik Hoho Alkaf yang menjabat Kades Purwasaba, Banjarnegara hangus kena teror kain api

Sejumlah barang bukti berupa sisa kayu dan kain yang diduga menjadi pemantik api telah diamankan petugas.

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah juga diterjunkan ke lokasi untuk meneliti zat cair yang digunakan pelaku.

"Dimungkinkan itu bensin, cuma belum kami cek apakah itu disiram dulu atau dilempar bersamaan. Sayangnya, kamera CCTV di sekitar lokasi dalam kondisi tidak aktif saat kejadian," jelas Sugeng.

Di sisi lain, Kades Hoho Alkaf menilai aksi ini bukan sekadar kriminalitas biasa, melainkan teror serius yang mengarah pada upaya pembunuhan.

Letak mobil yang berada di dalam garasi dinilai sangat berisiko membakar seluruh rumah dan membahayakan penghuninya.

Hoho menduga aksi ini dilakukan lebih dari satu orang dan kemungkinan besar memiliki dalang yang berkaitan dengan konflik kebijakan penjaringan perangkat desa.

Meski mengaku tidak memiliki musuh pribadi, ia dikenal tegas terhadap pihak yang mencoba mengganggu jalannya pemerintahan desa.

Baca Juga: Grand Livina, Dua Mobil Lain dan Rumah Lurah Gunung Agung Jadi Bangkai, Tragedi Panas Penusukan

"Ini teror serius. Saya mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini secara profesional tanpa intervensi pihak mana pun," tegas Hoho.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan mengejar pelaku yang sempat terlihat melarikan diri menggunakan sepeda listrik.

Kasus ini kini menjadi atensi serius jajaran Polres Banjarnegara dan Polda Jawa Tengah guna mengungkap motif di balik aksi pembakaran tersebut.

YANG LAINNYA