Masuk ke interior, tersedia layar MBUX Hyperscreen 39,1 inci yang mendominasi dashboard, menghadirkan teknologi digital kelas flagship ke segmen sedan sport.
Layar berlapis kaca ini membentang di seluruh kabin dan menggunakan pencahayaan matrix dengan lebih dari 1.000 zona LED yang dapat diatur secara individual.
Mercedes menyebut sistem ini menciptakan pengalaman berkendara lebih imersif, sekaligus memungkinkan fungsi informasi dan hiburan terpisah untuk pengemudi dan penumpang.
Kabin juga menawarkan auara kemewahan, lalu jok depan tersedia dengan fitur pijat, ventilasi, pengaturan lumbar, serta sistem audio 4D terintegrasi.
Konsumen dapat memilih atap panoramik dengan 162 “bintang” yang dapat berubah warna mengikuti ambient light.
Versi awal Mercedes-Benz C 400 ini dibekali dua motor listrik dengan total tenaga setara 482 dk (489 PS / 360 kW).
Setup powertrainnya mirip dengan GLC 400 4Matic, namun diklaim memiliki performa lebih buas.
Jika SUV tersebut butuh lebih dari 4 detik untuk akselerasi 0-60 mph (97 km/jam), C 400 hanya memerlukan 3,9 detik.