GridOto.com - Lewat program test drive bertajuk Parade Chindo, redaksi GridOto.com mencoba langsung berbagai mobil asal Cina yang kini makin agresif di pasar Indonesia.
Program ini memang dirancang untuk mengupas keunggulan produk-produk tersebut secara langsung di jalan, dan dalam kesempatan ini saya kebagian mengemudikan BYD M6.
Kesan pertama yang langsung terasa, BYD M6 memang berukuran besar sebagai MPV 7 penumpang, tapi ternyata punya karakter berkendara yang cukup lincah.
Setirnya ringan, mudah dikendalikan, dan respons akselerasinya instan khas mobil listrik.
Alhasil, mobil ini tidak terasa membosankan saat dikemudikan bahkan justru fun to drive, sesuatu yang jarang ditemui di MPV keluarga.
Karakter ini makin terasa dengan hadirnya mode berkendara seperti Eco, Normal, dan Sport.
Saat menggunakan mode Sport, respons pedal terasa lebih sigap, membuat mobil besar ini tetap terasa gesit.
Sementara itu, fitur ADAS yang disematkan juga bekerja halus di balik layar, membantu menjaga keselamatan tanpa terasa terlalu mengintervensi pengemudi.
Di balik rasa berkendaranya, BYD M6 tetap menawarkan keunggulan utama sebagai mobil keluarga.
Baca Juga: Fleksibel Banget, BYD M6 Juara Kelas Family EV GridOto Award 2025
Kabinnya lega, dengan ruang baris kedua dan ketiga yang nyaman untuk penumpang dewasa.
Varian Superior Captain bahkan sudah dilengkapi captain seat yang meningkatkan kenyamanan saat perjalanan jauh.
Menariknya, semua keunggulan tersebut kini sudah bisa diakses dengan harga yang relatif kompetitif.
BYD M6 dipasarkan mulai Rp 383 juta on the road Jakarta untuk varian Standard.
Artinya, konsumen yang ingin beralih ke MPV listrik keluarga tidak harus masuk ke harga yang terlalu tinggi.
Pada varian Standard tersebut, BYD M6 dibekali baterai berkapasitas 55,4 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 420 km (NEDC).
Sementara itu, varian Superior dan Superior Captain menggunakan baterai lebih besar, yakni 71,8 kWh, dengan daya jelajah hingga 530 km.
Perbedaan ini membuat konsumen bisa menyesuaikan pilihan sesuai kebutuhan, baik untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Sebagai pelengkap, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales BYD M6 sejak Juli 2024 hingga Maret 2026 telah mencapai 19.154 unit.
Angka ini menunjukkan penerimaan pasar yang cukup cepat untuk model yang belum genap dua tahun hadir di Indonesia.