Tentu ini akan sangat membantu dan memberikan kemudahan lebih dalam mengendarai ORA 03.
Begitu juga suspensinya, Salah satu hal yang kerap menjadi kekhawatiran pada mobil listrik kompak adalah kualitas kenyamanan berkendara, terutama soal redaman suspensi.
ORA 03 menjawab kekhawatiran itu dengan baik lewat setelan suspensi yang tidak keras, namun juga tidak terlalu lunak.
Ini membuat redaman sok terasa empuk, namun tidak terasa memantul saat melewati jalan bergelombang di kecepatan lumayan tinggi.
Baca Juga: GWM Luncurkan Pesaing Ketat Fortuner dan Pajero Sport, Mesin Diesel Turbo 2.400 Cc AT 9 Percepatan
Daya tarik lain dari ORA 03 ini ada pada konsumsi daya listrik yang termasuk irit, apalagi untuk penggunaan dalam kota.
Hasil tes kami, di rute dalam kota ORA 03 dengan memaksimalkan fitur pengereman regeneratif bisa mencatat konsumsi listrik 9,2 km/kWh.
Artinya, jika Anda lakukan pengisian daya listrik di rumah dengan tarif 1.700 per kWh, mobil ini hanya butuh Rp 186 saja untuk setiap 1 km perjalanan.
Atau jika lakukan pengisian daya fast charging di SPKLU dengan tarif Rp 2.466 per kWh, Anda hanya keluar Rp 268 setiap 1 km perjalanan.
ORA 03 dibekali baterai lithium ion phosphate berkapasitas 47,78 kWh yang support fast charging hingga 69 kW.
Dengan kondisi baterai penuh, mobil ini diklaim bisa berjalan hingga 400 km.
Saat ini GWM ORA 03 dibanderol Rp 369 juta on the road Jakarta. Harga yang kompetitif untuk mobil yang punya tampilan imut dan mewah, kabin lega, juga hemat dalam konsumsi listrik.