Harus Tahu, Ini Dua Tanda Piringan Cakram Di Motor Bekas Minta Diganti

ARSN - Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Ilustrasi piringan cakram motor bekas

GridOto.com - Inilah dia dua tanda kalau piringan cakram di motor bekas kesayangan kalian minta diganti.

Pasalnya, masih banyak pemilik motor yang tidak mengetahui kapan harus mengganti cakram rem.

Memang piringan atau cakram rem motor termasuk komponen slow moving atau masa pemakaiannya cukup lama.

Bahkan tidak ada patokan kilometer khusus untuk mengganti piringan cakram.

Karena umumnya kerusakan pada piringan cakram diakibatkan oleh kelalaian penggunanya.

"Contoh pakai kampas rem yang sudah habis dan efeknya bikin piringan termakan," ucap SHarry Anggi mekanik bengkel R59 Racing di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Salah satu ciri piringan cakram harus segera diganti kalau sudah tipis," lanjut Anggi sapaan akrabnya.

gridoto
Cakram motor

Apalagi kalau kalian pegang piringan cakram sudah cukup dalam termakannya.

"Misal dibiarkan, tidak menutup kemungkinan cakram bisa patah akibat sudah terlalu tipis, ini sangat membahayakan," wantinya.

Biasanya di bagian cakram ada angka yang menunjukan batas minimum ketebalan untuk digunakan.

Lalu tanda kedua piringan cakram harus diganti adalah piringan yang bergelombang.

"Piringan bergelombang ini umumnya akibat baut cakram yang tidak kencang, efeknya ketika mengerem piringannya bergoyang," lanjut mekanik yang doyan mancing ini.

Dalam jangka panjang piringan bakal bergelombang dan tidak layak untuk dipakai lagi.

Nah, itulah dia dua tanda piringan rem cakram di motor bekas harus diganti.

Baca Juga: Ternyata Inilah Dua Hal Yang Menyebabkan Gas Motor Bekas Bisa Nyangkut

YANG LAINNYA