Baca Juga: Gampang Dipasang, Aksesori Ini Bikin Tampilan Yamaha Fazzio Tambah Imut
Tenaganya diklaim mencapai 17,5 dk, bejaban dengan tenaga standar Yamaha RX-King.
Saat dicoba dengan sedikit bukaan gas, akselerasi mesin sudah terasa.
Gas dibuka pada rpm 2.000 sudah bisa diajak ngebut. 125Z ini paling asyik diajak meliuk di keramaian lalu lintas karena napas motor tak ada habisnya.
Kelebihan lain, 125Z ini dari sononya sudah pakai karburator Mikuni 22 mm sudah dilengkapi power jet. Peranti ini buat menyuplai bensin tambahan saat mesin di putaran tinggi.
Pas dites di Sirkuit Sentul, Bogor, kecepatan tertinggi yang diraihnya 145 km/jam. Lalu untuk uji akselerasi 0-100 m menggunakan Vericom VC2000 hasilnya 7,08 detik sedang 0-400 m meraih 18,38 detik.
Baca Juga: Yamaha Rilis Kembaran Aerox Versi Lebih Sporty, Fitur Engine Brake Jadi Senjata Baru
Karena harganya mahal, PT YMKI tidak memasang target tinggi pada waktu itu. Batch pertama yang datang ke Indonesia waktu itu cuma 250 unit saja.
Terus target penjualannya pun hanya 500 unit per bulan.
PT YMKI pun tidak lama menjual 125Z ini. Cuma sekitar dua tahun saja, dari 2000 sampai 2002.
Ini yang membuat “Si Tupai” menjadi motor langka yang jadi incaran kolektor.