Dunia Berubah, Ada Baiknya Pasang GPS di Motor Buat Jaga-jaga

Irsyaad W - Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Sebuah kontrakan di Jl Asem Gede, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur dijadikan gudang motor malingan dengan kedok bengkel

Kasus lain dan lebih besar sebelumnya juga terjadi di Jakarta.

Yakni pengungkapan gudang motor curian di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Baca Juga: Polisi Cerdik, Endus Gudang Motor Curian di Matraman Lewat Jejak Sinyal GPS

Istimewa
PT. SUPER SPRING meluncurkan GPS Tracker canggih dengan jaringan 4G yaitu tipe C40

Polres Metro Jakarta Timur menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang motor curian pada September 2025 setelah mendeteksi sinyal GPS dari salah satu kendaraan korban.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Teta, mengatakan penyelidikan dimulai dari informasi motor korban masih mengirimkan sinyal lokasi.

"Tim unit Ranmor mendapatkan informasi motor tersebut terdapat GPS yang aktif dan selanjutnya melakukan penyelidikan," ujarnya.

Dari pelacakan tersebut, polisi menemukan lokasi motor di kawasan Matraman.

Penggerebekan kemudian dilakukan dan mengungkap skala kejahatan yang lebih besar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan menyebut, pihaknya menemukan sekitar 12 unit motor curian di lokasi tersebut.

Selain itu, polisi juga mengamankan berbagai alat kejahatan, seperti kunci T, magnet pembuka kunci, senjata tajam, hingga senjata api rakitan.

Sebagian motor dikembalikan kepada korban, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi karena belum ada laporan resmi.

Kasus lain terjadi di Cinere, Depok pada Juni 2026 yang menunjukkan bagaimana GPS bisa langsung digunakan oleh korban.

Seorang penjual bakso berinisial VA kehilangan motornya yang terparkir di dekat tempat usahanya.

Baca Juga: GPS Nggak Pernah Bohong, Honda BeAT Bawa Polisi ke Markas Curanmor

Istimewa
GPS tracker Recca dari GPS.id menggunakan sistem sewa, bisa bulanan atau tahunan

Setelah menyadari motornya hilang, ia teringat motornya tersebut dilengkapi GPS.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan korban kemudian membuka aplikasi pelacak di ponselnya.

Dari sana, lokasi motor terdeteksi tidak jauh dari tempat kejadian.

Korban segera menghubungi polisi dan bersama-sama menuju titik tersebut.

"Di rumah kontrakan, didapati motor korban terparkir. Setelah diperiksa, ada tiga orang yang dicurigai pelaku," kata Made.

Ketiga pelaku kemudian mengakui perbuatannya dan langsung diamankan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari kunci letter T, senjata tajam, hingga plat nomor kendaraan.

YANG LAINNYA