QJMotor Janji Tingkatkan TKDN di Indonesia, DPR Ikut Mengawal

Wisnu Andebar - Kamis, 9 April 2026 | 14:05 WIB

Pabrik QJMotor Manufacture Indonesia menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

GridOto.com - QJMotor menunjukkan keseriusannya dalam membangun industri otomotif di Indonesia dengan menyiapkan roadmap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Komitmen tersebut disampaikan saat pabrik QJMotor Manufacture Indonesia menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VII dalam rangka peninjauan kesiapan investasi dan pengembangan industri otomotif nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Pertaunan Dulay, menekankan pentingnya penerapan TKDN bagi setiap investasi di sektor manufaktur agar mampu memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri.

“Kami mendorong agar setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap,” ujar Saleh dalam keterangan tertulis yang diterima GridOto.com pada, Rabu (8/4/2026).

Menanggapi hal tersebut, manajemen QJMotor Manufacture Indonesia menegaskan bahwa peningkatan TKDN telah menjadi bagian dari roadmap perusahaan yang akan dijalankan secara bertahap seiring dengan penguatan kapasitas produksi dan pengembangan rantai pasok lokal.

Selain mendorong penggunaan komponen dalam negeri, perusahaan juga menaruh perhatian besar pada pengembangan SDM otomotif di Indonesia.

Factory Division Head QJMotor Manufacture Indonesia, Bintang, mengatakan bahwa investasi jangka panjang perusahaan juga diarahkan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui program transfer pengetahuan dari pusat QJMotor di China.

QJMotor
QJMotor siap tingkatkan TKDN dan SDM lokal

“Komitmen terhadap investasi jangka panjang juga diperkuat dengan fokus pada penyerapan tenaga kerja lokal serta pengembangan kompetensi SDM di sektor otomotif melalui strategi transfer knowledge antara pusat QJMotor di China dan talenta lokal,” jelas Bintang.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, juga menyoroti pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam seluruh proses manufaktur guna memastikan kualitas produk serta perlindungan konsumen.

Baca Juga: Harga Lebih Murah dari Honda ADV160, QJMotor Rilis Skutik Adventure 175 cc

“Standar seperti SNI bukan hanya regulasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga kualitas industri nasional agar mampu meningkatkan kualitas industri dalam negeri,” jelas Evita.

QJMotor Indonesia menyatakan siap mengikuti arahan tersebut dengan memastikan seluruh proses produksi memenuhi standar yang berlaku, termasuk SNI, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas produk dan kepercayaan pasar.

Dukungan terhadap pengembangan industri juga datang dari Kementerian Perindustrian.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia.

“Kemenperin selaku salah satu regulator perindustrian Indonesia akan selalu mengawal pertumbuhan dan perkembangan pihak industri di Indonesia agar nantinya tumbuh sesuai dengan harapan pemerintah Indonesia, termasuk penerapan TKDN dan SNI,” ujar Setia.

Melalui penguatan investasi, penerapan standar industri, serta pengembangan SDM lokal, QJMotor Manufacture Indonesia optimistis dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan industri sepeda motor nasional sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis strategis pengembangan industri motor di kawasan Asia Tenggara.

YANG LAINNYA