Adem, Ini Akhir Cerita Kasus Motor Terbakar Dilarang Pakai APAR SPBU Sriwijaya Semarang

Irsyaad W - Kamis, 9 April 2026 | 12:30 WIB

Motor terbakar di SPBU disebut tak boleh gunakan APAR. Pertamina berakhir buka suara

Ia menyampaikan penyelesaian dilakukan dengan baik dan penuh itikad.

"Saya sudah mendapatkan penjelasan dari pihak SPBU dan Pertamina. Permasalahan ini sudah diselesaikan secara baik, masukan saya didengarkan dengan baik dan saya menerima hasilnya. Terima kasih atas perhatian dan tanggung jawab yang diberikan," jelasnya.

Taufiq menyampaikan petugas SPBU telah menjalankan prosedur dalam penanganan kejadian tersebut.

"Dari hasil konfirmasi kami ke petugas SPBU, tidak ada tindakan lanjutan atau sanksi. Karena yang dilakukan operator sudah sesuai prosedur," ujar dia.

Ia menjelaskan, dalam kondisi darurat, operator perlu memastikan keamanan area kerja terlebih dahulu sebelum membantu ke lokasi lain.

"Setelah area kerja aman, operator kemudian mengambil APAR dan membantu memadamkan api," jelasnya.

Taufiq menegaskan dalam kondisi darurat, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dan tidak berkaitan dengan persoalan biaya maupun operasional.

Baca Juga: Usai Insiden Motor TerbakarTak Boleh Pakai APAR, Layanan SPBU di Semarang Ini Tutup 2 Hari

Titis Anis Fauziyah/Kompas.com
SPBU 44.502.07 Jalan Sriwijaya, kota Semarang, Jawa Tengah saat tutup dua hari dalam rangka pembianaan dari Pertamina Patra Niaga

Sementara itu, operator SPBU yang bertugas saat kejadian, Giyono, menyampaikan permohonan maaf.

"Saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi dan akan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan serta pelayanan saya ke depannya," kata Giyono.

Di sisi lain, Pertamina menegaskan kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat aspek keselamatan operasional.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan, khususnya pada sistem kelistrikan dan pembakaran, dalam keadaan aman guna mencegah risiko serupa.

YANG LAINNYA