Baca Juga: Thailand Menyerah, Harga BBM Hampir Mirip Pertalite Meroket Jadi Rp 20 Ribuan Per Liter
Operator SPBU besar menaikkan harga secara bertahap seiring fluktuasi harga minyak global.
Caltex misalnya, menaikkan harga BBM RON 95 sebesar 10 sen menjadi 3,45 dollar Singapura atau sekitar Rp 45.838 per liter (asumsi kurs Rp 13.286 per dollar Singapura) pada 13 Maret 2026.
Angka ini melampaui rekor sebelumnya sebesar 3,42 dollar Singapura atau sekitar Rp 45.440 per liter yang tercatat pada Juni 2022 setelah Uni Eropa melarang impor minyak Rusia.
Harga BBM RON 95 kini tercatat 57 sen atau sekitar Rp 7.573 lebih mahal dibandingkan sebelum serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Dengan kenaikan tersebut, pengendara harus merogoh kocek tambahan sekitar 28,50 dollar Singapura atau sekitar Rp 378.651 untuk mengisi penuh tangki kendaraan berkapasitas 50 liter, sebelum memperhitungkan diskon.
Kenaikan harga juga terjadi pada jenis BBM lain seperti RON 92, RON 98, serta varian premium, yang semuanya melampaui level tertinggi saat perang Ukraina.
Harga solar pun melampaui puncak 3,19 dollar Singapura atau sekitar Rp 42.381 per liter yang tercatat pada Maret 2022.
Operator SPBU menaikkan harga bahkan lebih dari sekali dalam sehari, mengikuti pergerakan harga minyak mentah yang berayun seiring perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.