Recoki Sopir dan Kernet Bus Cari Rezeki, Dua Preman Terminal Cilacap Digulung Polisi

Irsyaad W - Senin, 30 Maret 2026 | 10:30 WIB

Polresta Cilacap menangkap dua preman yang memalak sopir dan kernet bus di terminal bus Cilacap, (24/3/26)

GridOto.com - Polisi menggulung dua preman di terminal Cilacap, Jawa Tengah.

Lantaran kedua preman tersebut merecoki sopir dan kernet bus yang tengah cari rezeki.

Sopir dan kernet bus tersebut dipalak dua 'pria pemalas' tersebut, (24/3/26) kemarin.

Penindakan tersebut dilakukan setelah jajaran Polresta Cilacap menerima laporan masyarakat terkait praktik pemalakan di kawasan terminal.

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti atas perintah Kapolresta Cilacap.

"Begitu menerima laporan adanya pemalakan di area terminal, Kapolresta langsung memerintahkan jajaran Polsek Cilacap Tengah untuk segera menindaklanjuti di lapangan," kata Galih kepada wartawan, (25/3/26) menukil Kompas.com.

Anggota Unit Reskrim bersama Samapta Polsek Cilacap Tengah kemudian mendatangi lokasi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Gunungsimping, Cilacap.

Baca Juga: Sopir Bus Jadi Bulan-bulanan Preman dan Rekannya, Uang Parkir Bikin Panas

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan dua pria yang diduga memalak uang kepada sopir bus yang sedang parkir maupun menaikkan penumpang.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya diketahui pelaku berinisial YP (50) dan NS (41), warga Cilacap.

Polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang diduga hasil pungutan liar dari para sopir dan kondektur.

Galih menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang terhadap praktik premanisme di wilayah hukum Polresta Cilacap.

"Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk pungli dan pemalakan yang meresahkan masyarakat," ujar Galih.

Atas perbuatannya kedua pria tersebut dijerat Pasal 21 Ayat 1 Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Keduanya dikenai sanksi wajib lapor selama 1 bulan di Polsek Cilacap Tengah.

Selain penindakan, polisi juga melakukan pembinaan dengan mengumpulkan pengurus dan koordinator angkutan di Terminal Bus Cilacap guna mencegah praktik serupa terulang.

Ia menambahkan, patroli dan pengawasan di titik-titik rawan akan terus ditingkatkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

YANG LAINNYA