GridOto.com – Setelah sempat cabut dari pasar Indonesia pada 2016, Ford kembali masuk dan menjual lini produk ke Tanah Air melaui RMA Indonesia pada 2022 lalu.
Kini, salah satu pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh RMA Indonesia adalah mengembalikan kepercayaan konsumen Tanah Air terhadap brand asal Amerika Serikat ini.
Melalui RMA Indonesia, strategi yang ditempuh tak sekadar menghadirkan produk, tetapi juga membangun ulang kepercayaan lewat penguatan jaringan showroom dan layanan purna jual.
Regional Director RMA Indonesia, Roelof Lamberts, menegaskan bahwa merek Ford sejatinya masih memiliki posisi kuat di Indonesia, meskipun sempat absen selama beberapa tahun.
"Ford masih memiliki posisi yang sangat kuat di Indonesia. Saya rasa brand ini masih sangat dipercayai, dan kami mencoba untuk membangun kepercayaan antara pelanggan kami dengan cara konsisten berinvestasi dalam hal showroom dan aftersales," ujar Roelof saat ditemui di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurutnya, strategi utama yang dijalankan saat ini adalah memastikan kehadiran jaringan yang lebih dekat dengan konsumen, baik dari sisi penjualan maupun layanan purna jual.
"Tujuannya untuk memastikan kami selalu dekat dengan pelanggan kami dari sisi penjualan kendaraan baru dan servis kendaraan," lanjutnya.
Keseriusan tersebut juga tercermin dari ekspansi jaringan yang cukup agresif di awal tahun ini.
Dalam tiga bulan pertama 2026, RMA Indonesia telah membuka tiga outlet baru.
Baca Juga: Ford Berpotensi Rakit Mobil di Indonesia, Skema Masih Dipelajari
Tidak berhenti di situ, mereka juga telah menyiapkan rencana ekspansi lanjutan dalam waktu dekat.
"Kami memiliki rencana yang bisa dibilang sangat ambisius untuk berkembang. Seperti yang saya sebutkan, tiga outlet sudah kami buka dalam tiga bulan awal 2026. Rencana kami adalah untuk membuka dan merenovasi 10 outlet lagi," jelas Roelof.
Selain itu, langkah memperkuat eksistensi juga ditunjukkan melalui partisipasi di ajang Indonesia International Motor Show 2026 serta peresmian Ford Experience Center untuk mendekatkan brand ke konsumen.
Dari sisi penjualan, pihaknya belum membeberkan target secara rinci.
Namun, Roelof memberi sinyal bahwa angka yang dibidik tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan pencapaian sebelumnya.
"Dari sisi target penjualan unit saya tidak bisa menyebutkan angka yang spesifik. Tapi Anda bisa bayangkan bahwa angka itu lebih dari yang kami dapatkan tahun lalu," pungkasnya.
Dengan kombinasi penguatan jaringan, peningkatan layanan, serta kehadiran di berbagai ajang otomotif nasional, Ford tampak berupaya mengembalikan kepercayaan sekaligus memperkuat eksistensinya di pasar otomotif Indonesia.