GridOto.com – RMA Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) Ford di Tanah Air membuka kemungkinan untuk merakit kendaraan mereka secara lokal.
Namun, saat ini rencana tersebut masih dalam tahap kajian bersama prinsipal di tingkat global.
Regional Director RMA Indonesia, Roeloef Lamberts, mengatakan pihaknya tengah mempelajari peluang produksi lokal untuk model-model Ford yang dipasarkan di Tanah Air.
“Kami sudah menyebutkan bahwa kami sedang mempelajari dengan prinsipal Ford terkait kemungkinan untuk merakit produk di Indonesia. Pembicaraan tersebut terus berlangsung antara beberapa pihak, jika hasilnya positif, kemungkinan besar itu akan terjadi (merakit model di Indonesia),” ujarnya.
Saat ini kendaraan Ford yang dipasarkan oleh RMA Indonesia masih berstatus impor utuh atau CBU (Completely Built Up).
Karena itu, opsi perakitan lokal atau CKD (Completely Knocked Down) dinilai bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat kehadiran merek asal Amerika Serikat tersebut di pasar otomotif nasional.
Namun, ketika ditanya lebih detail apakah nantinya Ford akan berinvestasi membangun pabrik sendiri, atau bekerja sama dengan pabrik perakitan yang sudah ada seperti skema beberapa merek China, Lamberts menyebut hal tersebut masih dipertimbangkan.
“Sebenarnya itu adalah opsi-opsi yang sedang kami pelajari,” jelasnya.
Baca Juga: Ford Klaim Serius di Pasar Otomotif Indonesia, Ini Bukti yang Dihadirkan
Sebelumnya Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, menyebut Ford akan mulai merakit mobilnya di dalam negeri pada 2028.
"Saya menerima audiensi dari Ford-RMA Indonesia, yang menyampaikan ketertarikan untuk kembali memperkuat kehadiran mereka di pasar Indonesia melalui ekspansi jaringan, peningkatan volume CBU, dan rencana perakitan lokal mulai 2028," dalam akun instagram Faisol Riza, dikutip Jumat (12/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Faisol menyampaikan pihak Ford juga aktif meminta masukan terkait arah kebijakan industri, investasi, perdagangan, dan fiskal yang akan memengaruhi roadmap bisnis mereka ke depan.
Jika rencana perakitan lokal ini terealisasi, langkah tersebut berpotensi memperkuat posisi Ford Motor Company di pasar otomotif Indonesia sekaligus membuka peluang harga kendaraan yang lebih kompetitif.