GridOto.com - Terjadi peristiwa menegangkan di rest area KM 429/A Tol Semarang-Solo selama 30 menit.
Namun ketegangan itu akhirnya sirna, berubah jadi pelukan erat antara orangtua dan anak, (18/3/26).
Anak yang sempat hilang itu akhirnya bertemu lagi dengan orangtuanya di Pos Pelayanan (Posyan).
Haru bahagia tampak jelas dari keluarga tersebut saat kembali berkumpul.
Kejadian bermula saat petugas Polres Semarang yang berjaga di Posyan Rest Area 429/A melakukan patroli rutin.
Mereka menemukan seorang anak berdiri seorang diri di sekitar area toilet.
Perwira Pengendali (Padel) Polwan Posyan Rest Area 429/A, Ipda Aprilia Ika mengungkapkan anak tersebut tampak kebingungan ketika ditanya soal keberadaan orangtuanya.
"Saat patroli, kami menemukan seorang anak yang sedang berdiri sendirian di sekitar toilet rest area. Langsung kita datangi ke sana. Kami tanya anaknya yang bingung menanyakan keberadaan orang tua," ujarnya melansir TribunJateng.com.
Petugas kemudian segera berkoordinasi dengan pengelola rest area untuk menyampaikan pengumuman melalui pusat informasi.
Selanjutnya, anak tersebut dibawa ke Posyan 429/A untuk diamankan sekaligus mendapatkan pendampingan dari petugas Polwan.
Baca Juga: Drama Subuh Tol Cipali, Istri Tertinggal di Rest Area saat Suami Terlelap di Mobil
"Anak kami bawa ke pos pelayanan untuk diberikan pendampingan. Kami juga langsung berkoordinasi dengan pengelola untuk membantu menginformasikan kepada pengunjung lainnya," jelasnya.
Tak lama kemudian, orangtua anak tersebut berhasil ditemukan dan datang ke Posyan untuk menjemput.
Momen pertemuan kembali itu berlangsung penuh haru.
"Alhamdulillah, kurang dari setengah jam anak sudah bisa kami pertemukan kembali dengan orang tuanya dalam kondisi aman," ucap Aprilia.
Pihak kepolisian pun mengingatkan para pemudik agar lebih waspada, terutama saat berada di rest area yang ramai pengunjung.
"Kami ingatkan kepada para pemudik untuk selalu memperhatikan barang bawaan serta menjaga anak-anaknya. Kondisi rest area saat arus mudik sangat padat, sehingga perlu kehati-hatian ekstra," tuturnya.