Salah satu warga menyebut, dalam sehari mereka bisa memperoleh pendapatan lebih dari Rp150.000, sehingga tetap memilih bertahan meski ada risiko.
“Ini momen setahun sekali. Hasilnya juga lebih besar, jadi kami tetap turun ke jalan,” ungkapnya.
Setelah kunjungan gubernur berakhir, aktivitas penyapu koin justru kembali terlihat di sekitar Jembatan Sewoharjo. Bahkan, jumlahnya dilaporkan semakin bertambah dan menyebar di sepanjang bahu jalan, baik sebelum maupun sesudah jembatan.
Petugas gabungan di Pos Pengamanan setempat terus berupaya melakukan penertiban guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura. Meski demikian, upaya tersebut tidak mudah karena warga kerap menghindari petugas.
Kapolsek Pusakanagara, Jusdi Jachlan, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar aktivitas warga tidak sampai memasuki badan jalan utama.
“Kami terus berupaya agar mereka tidak naik ke median jalan demi keselamatan bersama,” ujarnya.