GridOto.com - Kejadian lagi, seorang pemotor jadi korban penganiayaan dan perampasan kendaraan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai mata elang (debt collector).
Peristiwa ini terjadi di depan pabrik kaleng, Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat (3/3/2026) pagi.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, nampak korban terduduk di pinggir jalan dengan pakaian basah dan kotor akibat lumpur hitam dari air kali.
Pria tersebut mengaku bekerja sebagai petugas keamanan di Bank BSI Cisoka, Tangerang. Ia kehilangan motor serta barang-barang berharganya.
Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengatakan pihaknya tengah menindaklanjuti informasi tersebut. Namun hingga kini, korban belum membuat laporan resmi ke polisi.
“Masih kami selidiki. Korban juga belum membuat laporan ke Polsek Kalideres,” ujar Rihold melansir Kompas.com (4/3/2026).
Menanggapi keresahan warga terkait maraknya aksi premanisme berkedok debt collector di kawasan Daan Mogot, Rihold memastikan patroli akan ditingkatkan.
Ia menyebut tim Opsnal Unit Reskrim rutin melakukan patroli, khususnya di sepanjang Jalan Daan Mogot, dan pengawasan ke depan akan diperketat.
Baca Juga: Aksi Koboi Debt Collector Makin Ngawur, Polisi Siap Revisi Aturan Penarikan Kendaraan
Berdasarkan keterangan dalam video yang beredar, peristiwa itu terjadi saat korban melintas pada pagi buta.
Tiba-tiba ia dipepet empat orang pelaku yang berboncengan menggunakan dua motor.
Korban mengaku hampir terjatuh karena diadang dari depan dan belakang.
Kunci motornya kemudian ditarik secara paksa hingga ia terpaksa berhenti.
Setelah menghentikannya, para pelaku mengaku sebagai debt collector dan menuding korban menunggak cicilan motor selama tiga bulan.
Padahal, menurut korban, ia baru saja melakukan pembayaran pada 28 Februari.
Alih-alih menerima penjelasan tersebut, para pelaku justru mengintimidasi dan melakukan kekerasan.
Korban mengaku dipukul di bagian perut, diinterogasi, lalu didorong ke kali yang berada di sisi Jalan Daan Mogot.
Dalam kondisi tak berdaya, ia hanya bisa menyaksikan sepeda motornya dibawa kabur.
Tas berisi ponsel, dompet, uang tunai, serta dokumen penting seperti KTP dan kartu identitas lainnya juga ikut dirampas.