GridOto.com- Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengungkapkan kemampuan produsen nasional membuat kendaraan niaga pick-up berada di angka 400 ribu unit per tahun.
Namun, sepanjang tahun 2025, kemampuan produksi ini baru sekitar 25 persen direalisasikan.
"Produsen dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan kendaraan niaga yang dibutuhkan," jelas Putu Juli Ardika.
Berdasarkan data GAIKINDO produksi dan wholesales kendaraan niaga nasional Januari hingga Desember 2025 berada di atas 100.000 unit.
Tepatnya, total produksi berjumlah 106.117 unit, sementara penjualan wholesales sebanyak 101.572 unit.
Secara nasional ada 6 produsen pick-up yang dirakit oleh pabrikan di Indonesia yakni Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, Isuzu, Wuling serta DFSK.
Sementara 3 produsen lainnya seperti Toyota, KIA dan Tata melakukan impor dalam bentuk CBU dari beberapa negara.
Dari data tersebut, Daihatsu Grand Max Pick-Up menduduki posisi pertama dengan raihan whole sales sebanyak 42.122 unit.
Diikuti oleh Suzuki Carry Pick-Up dengan capaian 30.075 unit.
Baca Juga: Sudah DP Rp 7,39 Triliun, Agrinas Siap Hentikan Impor Kalau Diminta Pemerintah
Sementara di posisi ketiga untuk whole sales diduduki Mitsubishi dengan gabungan Colt L300 dan Triton dengan raihan 12.702 unit.
Dan posisi berikutnya Isuzu Traga dengan capaian 10.185 unit.
Sementara Toyota Hilux dan Rangga yang diimpor dari Thailand menempati posisi kelima dengan 4.814 unit.
Dan produk lainnya seperti Wuling Formo dan DFSK Supercab dengan penjualan masing-masing 1.045 unit dan 627 unit.
Sebelumnya diinformasikan PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) melakukan impor sebanyak 105.000 unit pick up dan truk ringan dari India.
Sebanyak 35.000 unit pikap dari Mahindra, 35.000 unit Yodha Pikap dan 35.000 unit truk T.7 dari Tata Motors.
Seluruh unit bakal diperuntukan untuk operasional Kopdes Merah Putih.
Namun dari informasi tersebut juga dijelaskan APN mengimpor produk kendaraan niaga dengan spesifikasi sistem penggerak 4x4.
Sementara produk nasional sebagian besar berpenggerak 4X2, hanya sebagian kecil seperti Mitsubishi Triton 2.5 dan Toyota Rangga 2.4 Diesel yang berpenggerak 4X4.