GridOto.com - Ini adalah salah satu ATV atau all terrain vehicle yang dijual Kawasaki di Indonesia. Brute Force 300 yang harganya Rp 99 juta.
Meskipun kecil, tapi bukan sebagai produk entry level buat yang mau coba-coba, Brute Force 300 ternyata menyasar segmen perkebunan dan pertanian.
"Brute Force 300 digunakan untuk mengontrol perkebunan, bisa juga untuk segmen pariwisata, untuk rental,” jelas Head of Marketing PT KMI, Michael Tjandra Tanadi. Yuk langsung kita lihat detailnya!
Secara tampilan khas line up Brute Force yang lain, yang 750 maupun 450. Ciri khasnya punya wajah garang mirip mobil offroad, ada bumper gagah, grill dengan kisi-kisi udara ke radiator dan crash bar di bagian depan.
Yang membuat beda dari kakak-kakaknya adalah headlamp yang desainnya masih bulat.
Di atas lampu depan ada rak besar yang bisa digunakan untuk membawa barang hingga 20 kg, dan masih ada ruang akomodasi tambahan sebuah bagasi kecil mirip laci di bagian depan. Sedang rak di belakang kuat ditimpa beban hingga 30 kg.
Dari samping, sepatbornya pun mengotak membuat desainnya dari tampak kokoh.
Sedang di belakang ada empat lampu bulat mirip Nissan GTR yang semuanya adalah lampu rem. Yup tidak ada lampu sein dan perangkat lalu lintas lainnya, oleh karenanya penjualan ATV ini tidak dilengkapi dengan kelengkapan surat-surat.
Setangnya cukup tinggi memastikan posisi berkendara jadi lebih santai.
Di panel setang kanan, selongsong gasnya tidak bisa diputar, untuk ngegas dilakukan dengan tekan tuas pakai jempol khas ATV agar bukaan gas tidak mudah bergeser ketika tangan terguncang di jalan tidak rata.
Sedang sebelah kiri lebih kompleks, ada tuas rem belakang, parking brake lock, saklar lampu, tuas choke karena masih karburator, engine cut off dan ada tombol override untuk membatasi kecepatan saat mundur.
Panel indikatornya sederhana dan masih digital biasa. Cuma ada speedmeter, fuelmeter, suhu mesin, jam digital dan odometer.
Indikator lampunya hanya ada info low gear, gigi netral, gigi mundur dan lampu jauh. Sedang untuk menghidupkan kelistrikan pakai kenob putar.
Tangki bahan bakar motor ini cukup besar mencapai 12 liter. Nah di bawah tangki terlihat bongkahan mesin 1 silindernya.
Mesin ini punya kepala silinder SOHC 2 klep dengan pendingin cairan atau sudah pakai radiator. Kapasitas ruang bakarnya 271 cc dan kompresinya hanya 11:1.
Masih karburator pakai Keihin CVK32. Yang unik, ada logo Kymco di blok mesin motor ini, hemm.. besar kemungkinan ini adalah salah satu model yang didevelop bareng pabrikan motor Taiwan itu.
Power maksimalnya 21,7 hp pada 7.500 rpm, dan torsi maksimumnya 22 Nm di 6.500 rpm.
Tenaga sebesar itu disalurkan ke roda belakang pakai transmisi automatic CVT, tapi keluar dari pully belakang enggak langsung ke roda. Masuk dulu ke gearbox yang punya 2 pilihan ratio maju, Low dan High dan satu lagi ada pilihan gigi mundurnya.
Dari gearbox, dipilih gardan untuk menggerakan roda belakang saja, ya motor ini masih 2x2 ya hanya belakang saja yang berputar.
Suspensi depan pakai double wishbone, jadi kanan dan kiri bisa main sendiri-sendiri. Shockbraker depannya punya jarak main panjang mencapai 131 mm.
Yang belakang lebih sederhana, pakai model swing arm dan satu sokbreker saja di tengah, yang belakang ini jarak mainnya 141 mm.
Rem roda depan ada dua kanan dan kiri, masing-masing disc brake-nya 180 mm. Sedang yang belakang cuma satu disc brake saja dan hanya di sebelah kiri.
Ban jelas model off road ring 10 inci, ban Maxxis AT dipilih, depan 22 x 7-10 sedang belakang pakai ukuran 22 x 10-10.