Inilah Dua Penyebab Alternator Di Mobil Bekas Bisa Mengalami Kerusakan

ARSN - Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:51 WIB

Alternator mobil bekas

GridOto.com - Pemilik mobil bekas harus tahu, ini dua penyebab komponen alternator bisa mengalami kerusakan.

Di mobil, alternator ini punya peran yang sangat penting untuk kelistrikan.

Yap, komponen alternator dibutuhkan ntuk mendukung pengisian aki mobil.

Alternator bertugas mensuplai arus listrik ke aki agar tidak kekurangan arus listrik untuk komponen kelistrikan.

Maka dari itu fungsi alternator harus terus dijaga agar kinerjanya tetap baik.

Namun, tidak bisa dipungkiri komponen alternator bisa mengalami kerusakan.

Hal ini disampaikan oleh Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat yang menyebutkan ada beberapa hal yang bisa membuat rusak alternator.

ryan/gridoto.com
IC regulator alternator

"Alternator yang rusak akan menyebabkan aki tekor dan mudah rusak," buka Opik.

"Kerusakan alternator bisa disebabkan korsleting arus kelistrikan terutama sistem pengisian," tambah pria gempal ini.

Kalau sudah korsleting bukan tidak mungkin alternator terutama bagian IC regulator bisa mati.

Tugas IC regulator di alternator ini membatasi arus listrik dari alternator ke aki mobil.

Komponen ini akan mengatur sedemikian rupa agar kebutuhan arus listrik terpenuhi.

Selain itu, kerusakan  bearing alternator juga menyebabkan putaran alternator tidak rata.

Ryan/Gridoto
servis alternator mobil

"Di mobil alternator ada dua macam, ada yang pakai pulley one way dan yang biasa," sebutnya.

"Komponen one way bisa rusak karena umur pemakaian, begitu juga bearingnya," sebut lagi Ugie.

Dan yang lebih rentan, alternator jangan sampai terendam banjir yang bisa menyebabkan kerusakan.

Seperti alternator mati atau bearing dan rotor alternator bisa rusak karena karat.

Baca Juga: Ini Daftar Harga Mobil Bekas Daihatsu Xenia 2007 Jelang Lebaran, Mulai Rp 50 Jutaan

YANG LAINNYA