“Operasi ini digelar guna meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, menurunkan jumlah korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, dan menekan angka pelanggaran lalu lintas, serta sebagai upaya cipta kondisi kamseltibcar lantas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026,” ujar Brigjen Pol Latif menukil TribunJateng.
Brigjen Pol Latif Usman menegaskan, operasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya di bidang lalu lintas.
Oleh karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh personel agar selama operasi untuk bekerja gunakan hati dan mengedepankan profesionalisme serta pendekatan humanis.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Latif juga menekankan kepada seluruh jajaran agar mampu memetakan secara tepat titik rawan kecelakaan dan blank spot, melengkapi rambu serta peringatan lalu lintas.
Termasuk juga terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Selain itu, pihaknya juga meminta seluruh jajaran untuk memberikan perhatian terhadap kesiapan jalur mudik dan balik seperti jalur tol maupun jalur arteri.
Baca Juga: Selalu Diincar Saat Razia Operasi Polisi, Ini Syarat Mutu dan Konstruksi Helm Layak SNI
Brigjen Pol Latif juga meminta anggotanya menyediakan pelayanan dan fasilitas pendukung untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melewati jalur tersebut.
“Sebagai contoh, tahun lalu di Brebes kami berikan pelayanan valet ride kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor, mulai saat ini disiapkan dengan baik dan disosialisasikan kepada masyarakat,” tegasnya.